JAKARTA - Nubia Neo 2 5G menjadi salah satu HP gaming di kelas harga Rp3 jutaan yang menawarkan fitur berbeda dari ponsel sekelasnya. Selain membawa jaringan 5G dan layar 120 Hz, perangkat ini dibekali shoulder trigger atau air trigger yang bisa dimanfaatkan sebagai tombol tambahan saat bermain game.
Saat video tersebut dibuat, harga Nubia Neo 2 5G disebut berada di kisaran Rp2,9 juta setelah mendapat potongan Rp200 ribu dari harga sekitar Rp3 juta. Namun, harga tersebut dapat berubah mengikuti promo yang tersedia.
Nubia Neo 2 5G hadir dengan satu varian memori, yakni RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Berbeda dari sejumlah HP Rp2 jutaan yang masih menggunakan eMMC, perangkat ini sudah memakai UFS 3.1 dan RAM LPDDR4X.
Dapur pacunya mengandalkan Unisoc T820 yang sudah mendukung konektivitas 5G. Berdasarkan pengujian menggunakan AnTuTu, Nubia Neo 2 5G mencatat skor sekitar 560 ribu. Angka tersebut disebut lebih tinggi dibandingkan skor yang umumnya diperoleh perangkat dengan chipset Helio G99.
Fitur Gaming Jadi Andalan
Nubia Neo 2 5G memang menonjolkan identitasnya sebagai HP gaming. Salah satu fitur yang paling membedakannya adalah air shoulder trigger di sisi kanan bodi.
Baca Juga: Cara Mencairkan JHT di Kantor Cabang, Ini Dokumen yang Wajib Dibawa
Tombol tambahan tersebut dapat dipetakan untuk berbagai fungsi dalam game. Pada PUBG, misalnya, tombol dapat digunakan untuk menembak atau melakukan scope sehingga pengguna tidak harus mengandalkan jempol untuk seluruh kontrol.
Air trigger juga menyediakan sejumlah opsi seperti single tap, long press, hingga rapid fire. Fitur tersebut membuat kontrol permainan terasa lebih fleksibel, khususnya untuk game dengan mekanisme menembak.
Selain hardware, Nubia Neo 2 5G menyediakan Game Space dengan berbagai pengaturan. Pengguna dapat melihat informasi CPU dan GPU, mengatur tingkat kecerahan, merekam layar, mengambil screenshot, serta menyesuaikan sejumlah fungsi ketika bermain.
Perangkat ini juga memiliki stereo speaker dan fitur charging separation. Fungsinya mirip bypass charging, yakni daya dari charger dapat langsung digunakan sistem saat bermain tanpa terus mengisi baterai.
Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dengan dukungan pengisian daya 33 watt.
Performa Gaming Belum Maksimal
Meski menawarkan layar 120 Hz, kemampuan tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan pada Mobile Legends. Dalam pengujian, game dapat diatur ke mode grafis dan frame rate tinggi, tetapi frame rate aktual hanya berada di kisaran 73-80 FPS.
Baca Juga: Cara Mencairkan JHT Tanpa Resign, Peserta Aktif Bisa Cairkan hingga 30 Persen
Bahkan ketika kualitas grafis diturunkan ke pengaturan paling rendah, hasilnya tetap berada di sekitar angka tersebut. Pengujian ini menunjukkan bahwa keterbatasan bukan semata-mata berasal dari beban grafis.
Berbeda pada PUBG, Nubia Neo 2 5G dapat menjalankan pengaturan Smooth Extreme dan mencapai sekitar 60 FPS. Respons air trigger juga dinilai cepat ketika digunakan untuk menembak maupun melakukan scope.
Di sisi lain, suhu perangkat menjadi catatan. Saat digunakan bermain game, temperatur disebut dapat mencapai sekitar 45 hingga 47 derajat Celsius. Artinya, performa chipset yang cukup kencang belum sepenuhnya diimbangi sistem pendinginan yang dianggap sangat mumpuni.
Untuk layar, Nubia Neo 2 5G menggunakan panel 6,72 inci Full HD dengan refresh rate 120 Hz dan kamera depan model punch hole. Kualitasnya dinilai berada di kelas menengah dengan bezel yang tidak terlalu tipis, tetapi juga tidak dianggap buruk.
Sektor kamera menjadi bagian yang tidak terlalu diunggulkan. Kamera masih mampu menghasilkan foto yang cukup baik pada kondisi siang hari, dengan detail yang dinilai lumayan tajam. Namun, dynamic range menjadi kelemahan ketika menghadapi objek dengan perbedaan cahaya tinggi.
Pada kondisi malam, hasil foto dinilai kurang menarik dan cenderung kekuningan. Penggunaan night mode diperlukan agar hasilnya lebih baik.
Secara keseluruhan, Nubia Neo 2 5G menawarkan pengalaman gaming yang cukup lengkap untuk kelas Rp3 jutaan. Air trigger, Game Space, charging separation, layar 120 Hz, UFS 3.1, baterai 6.000 mAh, serta konektivitas 5G menjadi nilai jual utama.
Namun, performa 120 Hz pada Mobile Legends yang belum tercapai dan suhu hingga 47 derajat Celsius menjadi catatan yang perlu diperhatikan.
Editor : Maylanni Diana Fitri