TULUNGAGUNG- iOS 27 diprediksi membawa perubahan yang lebih berfokus pada Apple Intelligence, efisiensi baterai, dan peningkatan performa. Namun, pembaruan sistem operasi Apple tersebut kemungkinan tidak lagi mendukung empat model iPhone, yakni iPhone 11, iPhone 11 Pro, iPhone 11 Pro Max, dan iPhone SE 2020.
Prediksi itu disampaikan dalam sebuah video ulasan yang membahas bocoran iOS 27. Meski demikian, informasi tersebut belum menjadi keputusan resmi Apple. Perusahaan belum mengumumkan daftar perangkat yang kompatibel dengan sistem operasi terbaru tersebut.
Jika mengikuti pola pembaruan Apple, iOS 27 diperkirakan akan mendukung iPhone 12 dan model yang lebih baru. Sementara itu, iPhone 11 series serta iPhone SE generasi kedua disebut berpotensi menjadi perangkat yang tidak memperoleh pembaruan.
Keempat model tersebut masih menggunakan chipset A13 Bionic. Dalam transkrip, keputusan Apple disebut berkaitan dengan fokus iOS 27 yang semakin besar pada kecerdasan buatan, performa, dan efisiensi. Perangkat lama dikhawatirkan tidak mampu menjalankan seluruh fitur baru secara optimal.
Kekhawatiran tersebut juga muncul karena sejumlah pengguna iPhone lama disebut mengalami penurunan performa, suhu perangkat yang cepat meningkat, serta tampilan antarmuka yang terasa lebih berat setelah pembaruan sebelumnya. Jika iOS 27 menghadirkan fitur AI yang lebih kompleks, beban kerja perangkat lama berpotensi semakin besar.
Namun, tidak mendapatkan iOS 27 bukan berarti iPhone 11 dan model sejenisnya sudah tidak layak digunakan. Pengguna tetap dapat memakai perangkat untuk kebutuhan harian, seperti membuka media sosial, berkirim pesan melalui WhatsApp, dan menjalankan aktivitas dasar lainnya.
Dalam video tersebut, pengguna iPhone 11 yang mengalami masalah baterai disarankan mempertimbangkan penggantian baterai. Dengan kondisi baterai yang lebih baik, perangkat lama dinilai masih dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dalam beberapa tahun ke depan.
Contoh lain yang disebut adalah iPhone XR. Meski tidak lagi memperoleh pembaruan iOS terbaru dan berhenti pada iOS 18, perangkat tersebut masih banyak digunakan untuk aktivitas harian. Artinya, dukungan sistem operasi lebih berkaitan dengan akses terhadap fitur baru, bukan menjadi satu-satunya penentu kelayakan perangkat.
Baca Juga: Perbandingan iOS 18 dan iOS 17: Apa yang Baru?
Salah satu perubahan terbesar yang diprediksi hadir di iOS 27 adalah pengembangan Siri melalui kolaborasi Apple dengan Google Gemini. Siri disebut akan memiliki kemampuan percakapan yang lebih natural, menyerupai interaksi dengan layanan chatbot AI.
Pembaruan tersebut juga diperkirakan membuat Siri lebih kontekstual. Asisten virtual itu nantinya dapat memahami informasi yang sedang ditampilkan di layar, membantu mencari lokasi foto, membuat pengingat, hingga mengatur aktivitas tertentu.
Apple Intelligence juga dikabarkan akan diperluas ke sejumlah aplikasi. Kalender, misalnya, disebut dapat mengatur jadwal secara otomatis dari informasi yang masuk melalui email. Sistem juga diprediksi mampu mendeteksi konflik jadwal dan memberikan pemberitahuan kepada pengguna.
Aplikasi Health turut disebut akan memperoleh dukungan AI berupa fitur coaching. Kemampuan tersebut diperkirakan mencakup saran pola makan, nutrisi, gaya hidup sehat, serta analisis data kesehatan dari iPhone dan Apple Watch. Namun, fitur ini disebut kemungkinan hadir sebagai layanan berlangganan.
Dari sisi tampilan, iOS 27 diprediksi membawa perubahan pada lock screen dan home screen. Widget disebut akan dibuat lebih interaktif, sementara posisi ikon aplikasi kemungkinan lebih fleksibel. Lock screen juga diperkirakan tidak hanya menampilkan jam dan informasi sederhana, tetapi memiliki fungsi tambahan yang lebih interaktif.
Baca Juga: Fitur Canggih IOS 18, Operasikan Ponsel Cukup Lewat Kedipan Mata
Apple juga dikabarkan menyiapkan pengaturan performa berbasis Apple Intelligence. Sistem dapat menyesuaikan kinerja perangkat berdasarkan kebutuhan pengguna, sehingga konsumsi baterai lebih efisien. Selain itu, informasi mengenai battery health disebut akan dibuat lebih transparan.
Peningkatan juga diprediksi menyentuh multitasking, pengelolaan file, dan AirDrop. Fitur berbagi data tersebut dinilai masih memiliki sejumlah kendala, seperti perangkat yang sulit terbaca atau proses pengiriman yang gagal sehingga harus diulang.
Secara keseluruhan, iOS 27 diperkirakan tidak hanya menjadi pembaruan desain. Fokus utamanya adalah AI, efisiensi baterai, kestabilan performa, dan pemisahan kemampuan antara iPhone lama dengan perangkat yang mendukung Apple Intelligence.
Versi beta disebut kemungkinan hadir sekitar Juni atau Juli, sedangkan rilis resmi diperkirakan berlangsung pada September. Namun, seluruh informasi tersebut masih berupa prediksi hingga Apple memberikan pengumuman resmi.
Editor : Syarifatul InsaniyahSumber : Diolah dari berbagai sumber