20 Fitur Baru iOS 27 yang Mengubah Cara Pakai iPhone

Syarifatul Insaniyah • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 18:35 WIB
Fitur baru iOS 27 mencakup Liquid Glass, Siri bahasa Indonesia, edit foto AI, Safari, shortcut, dan pengaturan volume terpisah.(PINTEREST)
Fitur baru iOS 27 mencakup Liquid Glass, Siri bahasa Indonesia, edit foto AI, Safari, shortcut, dan pengaturan volume terpisah.(PINTEREST)

TULUNGAGUNG- iOS 27 versi resmi telah dirilis dan membawa sejumlah perubahan pada pengalaman menggunakan iPhone. Dalam ulasan videonya, Indra membahas 20 fitur baru yang mencakup tampilan lock screen, Liquid Glass, Siri, pengeditan foto berbasis AI, Safari, hingga pengaturan volume yang kini lebih fleksibel.

Salah satu perubahan yang langsung terlihat ada pada lock screen. Pengguna kini dapat membuat tampilan jam menjadi lebih minimalis melalui opsi baru yang tersedia saat mengedit layar kunci. Fitur ini ditujukan bagi pengguna yang ingin menonjolkan wallpaper tanpa terlalu banyak elemen visual.

Pengaturan wallpaper juga mendapat pembaruan. iOS 27 menyediakan fitur background extend yang dapat memperluas area foto ketika gambar tidak memenuhi layar. Pengguna cukup melakukan pinch out, lalu area kosong akan digenerasikan menggunakan AI.

Selain itu, pengguna bisa membuat wallpaper melalui Image Playground. Caranya dengan mendeskripsikan gambar yang diinginkan. Pilihan gaya yang tersedia mencakup animasi, ilustrasi, dan sketch. Indra juga menyebut adanya opsi untuk menggunakan ChatGPT dalam proses kustomisasi tersebut.

Wallpaper baru di iOS 27 turut memiliki kemampuan dynamic change. Artinya, tampilan animasi dapat berubah mengikuti waktu, seperti siang, sore, dan malam.

Baca Juga: Pengguna iPhone Wajib Tahu! Ini 7 Cara Ampuh Atasi Gagal Update IOS Terbaru untuk Keamanan dan Fitur Maksimal

Pada tampilan antarmuka, Apple memberikan pengaturan baru untuk intensitas efek Liquid Glass. Pengguna dapat menyesuaikan tingkat kejernihan atau transparansi melalui menu pengaturan. Jika efek terlalu transparan dan menyulitkan pembacaan, tingkat kejernihannya bisa dikurangi.

Indra juga menyoroti perubahan pada tombol, ikon aplikasi, dan bilah navigasi. Menurutnya, animasi Liquid Glass kini terasa lebih efisien dibandingkan pengalaman awal iOS 26. Ia mengaku telah menguji versi beta hingga release candidate dan menilai daya tahan baterainya tetap irit.

Perubahan besar lainnya hadir pada Siri. Asisten virtual Apple kini dapat merespons menggunakan bahasa Indonesia melalui mode typing. Siri juga memiliki aplikasi tersendiri yang menyimpan riwayat percakapan pengguna.

Dalam transkrip, Indra menyebut Siri semakin berguna untuk membantu membuat naskah dan judul video YouTube. Siri juga mendapat kemampuan membaca informasi yang tampil di layar iPhone atau on-screen awareness.

Visual Intelligence turut memperoleh peningkatan. Fitur tersebut kini ditempatkan pada mode kamera yang disebut sebagai mode Siri. Pengguna dapat mengarahkan kamera ke objek untuk mencari informasi. Untuk makanan, sistem dapat menampilkan informasi nutrisi dan membantu merangkum resep.

Namun, Indra menyebut fitur penghitungan pembagian tagihan melalui foto masih tersedia khusus di Amerika Serikat.

Baca Juga: Terungkap! iOS 26.2 Resmi Dirilis Apple, Ini Deretan Fitur Baru iPhone yang Bikin Tampilan Makin Mewah

Aplikasi Foto mendapat tiga fitur yang menjadi sorotan, yakni Clean Up, Extend, dan Reframe. Clean Up diklaim lebih akurat dan cepat dalam menghapus objek yang mengganggu. Extend dapat memperluas latar belakang foto menggunakan AI, sedangkan Reframe memungkinkan pengguna mengubah sudut, memperbesar, memperkecil, atau menggeser komposisi gambar.

Pada aplikasi Kamera, pengguna kini dapat mengatur sendiri posisi menu dan toolbar untuk mode foto maupun video. Menu yang sering digunakan bisa ditambahkan dan dipindahkan sesuai kebutuhan.

Safari juga mendapat pembaruan berupa automatic tab organization. Fitur ini mengelompokkan tab berdasarkan kategori pencarian pengguna. Indra mencontohkan tab terkait iPhone yang dikumpulkan dalam satu bagian. Selain itu, animasi loading dan efisiensi saat membuka banyak tab disebut mengalami peningkatan.

Fitur shortcut kini dapat dibuat dengan perintah berbasis deskripsi. Pengguna cukup menuliskan tindakan yang diinginkan, lalu AI akan membantu membuat shortcut secara otomatis. Dalam contoh Indra, shortcut digunakan untuk mengecilkan volume ketika membuka aplikasi tertentu.

Spotlight Search juga semakin praktis. Pengguna dapat mengetikkan nama pengaturan, seperti ringtone, untuk langsung menuju menu yang dicari tanpa harus menelusuri langkah demi langkah.

Perubahan terakhir yang disorot adalah pengaturan volume terpisah. Volume ringtone, alarm dan timer, serta notifikasi kini dapat diatur masing-masing. Sebelumnya, pengaturan tersebut berada dalam satu kendali volume.

Indra menyatakan masih akan menguji iOS 27 selama beberapa hari untuk menilai performa, daya tahan baterai, dan kemungkinan bug secara lebih menyeluruh.

Editor : Syarifatul Insaniyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
apple iOS 27 Siri AI Fitur Baru iOS 27 iphone