RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - iPhone 18 Pro Max ternyata belum tentu menjadi alasan pengguna iPhone generasi sebelumnya untuk langsung melakukan upgrade. Setelah memakai perangkat tersebut selama satu minggu, seorang pengguna justru memutuskan kembali menggunakan iPhone 17 Pro Max.
Keputusan tersebut bukan karena iPhone 18 Pro Max dianggap buruk. Sebaliknya, sejumlah peningkatan pada perangkat terbaru Apple dinilai cukup signifikan, mulai dari performa, sistem pendinginan, daya tahan baterai, hingga kemampuan kamera.
Namun, setelah digunakan dalam aktivitas sehari-hari, peningkatan tersebut dinilai belum cukup untuk membuat pengguna tersebut meninggalkan iPhone 17 Pro Max.
Desain iPhone 18 Pro Max Terasa Mirip
Salah satu hal yang paling terasa setelah satu minggu menggunakan iPhone 18 Pro Max adalah desainnya yang masih sangat mirip dengan generasi sebelumnya.
Warna burgundi menjadi pembeda utama. Finishing satu warna membuat perangkat terlihat lebih solid dan premium dibandingkan desain dual tone pada iPhone 17 Pro Max. Namun, ketika perangkat sudah menggunakan casing, perbedaan visual antara kedua generasi tersebut menjadi semakin sulit dikenali.
Ukuran bodinya juga masih memungkinkan penggunaan aksesori tertentu dari generasi sebelumnya. Bahkan, pengguna dalam video tersebut memilih menggunakan casing burgundi untuk memberikan tampilan berbeda pada iPhone 17 Pro Max.
Perubahan lain yang terasa adalah Dynamic Island yang lebih kecil. Area layar terasa lebih lega ketika digunakan untuk browsing, menonton YouTube, maupun streaming. Meski begitu, perubahan tersebut dinilai lebih memberikan kenyamanan dibandingkan mengubah cara penggunaan perangkat secara keseluruhan.
A20 Pro Lebih Kencang, tetapi iPhone 17 Pro Max Masih Cukup
Dari sisi performa, iPhone 18 Pro Max membawa peningkatan yang cukup terasa. Chip A20 Pro disebut mampu menjalankan berbagai aktivitas lebih cepat, terutama ketika digunakan untuk fitur Apple AI, pengeditan foto, dan proses penghapusan objek pada gambar.
Sistem pendinginan baru dengan Vapor Chamber juga menjadi salah satu peningkatan yang dirasakan. Dalam penggunaan intensif untuk foto dan video, iPhone 17 Pro Max disebut lebih cepat terasa panas, sedangkan iPhone 18 Pro Max tetap terasa lebih dingin.
Hal serupa dirasakan ketika perangkat digunakan bermain game. Performa dan suhu iPhone 18 Pro Max dinilai tetap stabil.
Namun, peningkatan tersebut belum menjadi alasan untuk melakukan upgrade. iPhone 17 Pro Max yang digunakan masih mampu menjalankan media sosial, WhatsApp, pengeditan foto, serta berbagai aktivitas berbasis AI tanpa kendala berarti.
Artinya, meski A20 Pro menawarkan performa lebih tinggi, kemampuan iPhone 17 Pro Max masih dianggap mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari pengguna tersebut.
Fitur Kamera Lebih Lengkap, tetapi Tidak Semua Dibutuhkan
Perubahan berikutnya terdapat pada kamera. iPhone 18 Pro Max membawa fitur Pro Control yang memungkinkan pengguna mengatur sejumlah parameter secara manual, seperti shutter speed, white balance, hingga aperture.
Fitur tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang menyukai fotografi dan videografi manual. Pengaturan aperture juga memungkinkan pengguna bereksperimen dengan karakter bokeh dan hasil foto.
Namun, bagi pengguna yang terbiasa dengan konsep point and shoot, fitur tersebut justru terasa lebih rumit. Pengguna dalam video mengaku lebih menyukai kamera yang cukup diarahkan, difokuskan, lalu digunakan untuk mengambil gambar tanpa harus mengatur banyak parameter.
Fitur video seperti focus tracking dan cinematic juga dinilai menarik. Pada iPhone 18 Pro Max, pengguna dapat merekam video biasa lalu menggunakan opsi cinematic. Focus tracking juga dapat diaktifkan dengan cara yang lebih sederhana.
Meski demikian, fitur-fitur tersebut belum dianggap cukup penting karena iPhone 17 Pro Max masih mampu memenuhi kebutuhan fotografi dan video.
iPhone Duo Jadi Alasan Lain untuk Menunda Upgrade
Selain berbagai pertimbangan tersebut, ada alasan lain mengapa pengguna memilih tidak membeli iPhone 18 Pro Max. Ia justru lebih tertarik menunggu iPhone Duo, perangkat lipat Apple yang disebut memiliki layar depan 5,5 inci dan layar 7,6 inci ketika dibuka.
Perangkat tersebut dinilai menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan smartphone konvensional. Pengguna tersebut ingin melihat apakah format layar lipat Apple benar-benar nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, untuk pengguna iPhone generasi lama, seperti seri 11 hingga 15 Pro Max, upgrade ke iPhone 18 Pro Max dinilai menawarkan lebih banyak perubahan. Sebaliknya, pengguna yang sudah memakai iPhone 16 Pro Series atau iPhone 17 Pro disebut masih memiliki lebih sedikit alasan untuk melakukan upgrade berdasarkan pengalaman dalam video tersebut.
Dengan demikian, setelah satu minggu penggunaan, iPhone 18 Pro Max memang menunjukkan peningkatan performa, pendinginan, baterai, dan kamera. Namun, bagi pengguna iPhone 17 Pro Max, perangkat generasi sebelumnya masih mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest