JAKARTA - Huawei Watch GT7 Pro menawarkan sejumlah fitur yang membuatnya menarik ketika dibandingkan dengan Apple Watch Ultra 3, mulai dari daya tahan baterai hingga pelacakan olahraga.
Smartwatch Huawei tersebut diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan serta membawa fitur kesehatan dan olahraga yang cukup agresif.
Perbandingan ini memperlihatkan bahwa kedua perangkat memiliki keunggulan masing-masing. Huawei Watch GT7 Pro menitikberatkan pada ketahanan baterai, pemantauan kesehatan, serta fitur olahraga yang tersedia langsung di perangkat. Sementara Apple Watch Ultra 3 mengandalkan integrasi dengan ekosistem Apple.
Baca Juga: 10 Kamera Mirrorless Terbaik 2026, dari Pemula hingga Profesional
Huawei Watch GT7 Pro Tampil Premium
Huawei Watch GT7 Pro menggunakan material titanium alloy pada bagian case, nano crystal ceramic pada bezel, dan kaca safir sebagai perlindungan layar. Bobot perangkat disebut hanya sekitar 56 gram.
Sementara itu, Apple Watch Ultra 3 memiliki bobot sekitar 61 gram. Kedua perangkat sama-sama menawarkan layar dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits sehingga tetap dirancang agar mudah dilihat ketika digunakan di luar ruangan.
Huawei juga menghadirkan strap Easy Cross. Desainnya membuat bagian ujung strap terselip sehingga terlihat lebih rapi dan diklaim nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.
Golf hingga Trail Running
Untuk olahraga, Huawei Watch GT7 Pro memiliki sejumlah fitur yang menarik perhatian. Pengguna golf mendapatkan akses ke lebih dari 17.000 peta lapangan, slope compensation, shoot distance, custom flex stick, hingga scorecard 18 hole.
Pada aktivitas hiking dan trail running, smartwatch ini menyediakan informasi seperti elevation profile, kemiringan jalur secara real time, navigasi, serta estimasi waktu menuju checkpoint berikutnya.
Fitur tersebut juga dilengkapi pelacakan GPS berbasis GNSS dual-band. Huawei mengklaim sistem tersebut dapat membantu menghasilkan data posisi yang lebih akurat ketika pengguna berlari, bersepeda, atau melakukan aktivitas outdoor di area dengan gangguan sinyal.
Untuk bersepeda, perangkat dapat mendeteksi tanjakan secara otomatis dan menampilkan tingkat kemiringan, jarak tersisa, serta progres segmen secara real time. Ada pula sharp turn alert yang memberikan peringatan ketika terdapat tikungan tajam.
Kesehatan Jadi Fitur Utama
Huawei Watch GT7 Pro tidak hanya mengandalkan fitur olahraga. Sistem kesehatannya mencakup ECG, HRV, pemantauan detak jantung, arterial stiffness detection, serta pemantauan ritme jantung.
Fitur Coronary Heart Disease Risk Study menjadi salah satu yang disorot karena memberikan estimasi risiko berdasarkan data jantung pengguna. Namun, hasil tersebut bukan diagnosis medis dan lebih berfungsi sebagai sistem peringatan awal.
Ada pula diabetes risk assessment yang memanfaatkan data fisiologis dan pola tidur selama beberapa hari. Sistem ini dirancang untuk melihat pola yang berkaitan dengan risiko diabetes tanpa pemeriksaan menggunakan jarum.
Apple Watch Ultra 3 sendiri memiliki fitur hypertension alert yang menjadi salah satu pembeda karena belum tersedia pada Huawei Watch GT7 Pro.
Baterai Jadi Pembeda
Daya tahan menjadi salah satu bagian paling mencolok. Huawei Watch GT7 Pro diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan dan sekitar 51 jam untuk aktivitas trail running nonstop.
Apple Watch Ultra 3 memiliki klaim hingga 72 jam dalam mode hemat daya. Perbedaan tersebut membuat karakter kedua perangkat cukup jelas: Huawei lebih mengedepankan penggunaan jangka panjang, sedangkan Apple tetap terikat kuat dengan ekosistem perangkatnya.
Huawei Watch GT7 Pro juga kompatibel dengan Android dan iOS. Selain itu, smartwatch ini mendukung pembayaran QRIS melalui layanan yang tersedia di Indonesia.
Dengan kombinasi kesehatan, olahraga, baterai, dan kompatibilitas tersebut, Huawei Watch GT7 Pro hadir sebagai alternatif di kelas smartwatch premium. Namun, kebutuhan pengguna tetap menjadi faktor utama dalam menentukan perangkat yang paling sesuai.
Baca Juga: 10 Kamera Mirrorless Terbaik 2026, dari Pemula hingga Profesional
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Pricebook