RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - iPhone 18 Pro menjadi salah satu smartphone flagship Apple yang membawa peningkatan signifikan pada performa, kamera, dan daya tahan baterai pada 2026. Meski desainnya masih mirip iPhone 17 Pro, perangkat ini menawarkan chipset A20 Pro dengan fabrikasi 2 nanometer, Dynamic Island lebih kecil, sistem pendingin vapor chamber yang diperbesar, serta kamera dengan teknologi variable aperture. Pembaruan tersebut membuat iPhone 18 Pro menarik bagi pengguna iPhone generasi lama, tetapi belum tentu menjadi pilihan wajib bagi pemilik iPhone 17 Pro.
Baca Juga: Legenda Gunung Kelud, Kisah Lembu Suro yang Dikhianati Raja Brawijaya
Desain iPhone 18 Pro Masih Mirip Generasi Sebelumnya
Dari segi tampilan, iPhone 18 Pro mempertahankan desain unibody aluminium yang digunakan pada pendahulunya. Perubahan fisiknya relatif minim, termasuk kombinasi warna bodi dan area MagSafe yang kini terlihat lebih serasi.
Warna burgundy menjadi salah satu pilihan yang paling menonjol. Warna merah keunguan tersebut dinilai memiliki karakter kuat dan menjadi identitas generasi terbaru Apple, seperti Cosmic Orange pada iPhone 17 Pro.
Namun, permukaan burgundy disebut lebih mudah memperlihatkan sidik jari. Penggunaan casing bisa menjadi solusi bagi pengguna yang ingin menjaga tampilan perangkat tetap bersih.
Untuk kapasitas penyimpanan, iPhone 18 Pro tersedia mulai dari 256 GB hingga 2 TB. Pilihan 512 GB dinilai menjadi kapasitas yang cukup ideal bagi pengguna yang membutuhkan ruang untuk menyimpan foto, video, aplikasi, dan berbagai dokumen.
Layar Lebih Nyaman dengan Dynamic Island Mengecil
iPhone 18 Pro menggunakan layar Super Retina XDR OLED berukuran 6,3 inci dengan resolusi 2.622 x 1.206 piksel dan kepadatan 460 ppi. Layarnya juga mendukung ProMotion hingga 120 Hz, Always-On Display, serta HDR.
Kecerahan layar diklaim mencapai 3.000 nits untuk penggunaan di luar ruangan. Apple turut menghadirkan lapisan antireflektif untuk mengurangi pantulan cahaya sehingga layar lebih nyaman dilihat di bawah sinar matahari.
Pembaruan yang paling mudah dikenali berada pada Dynamic Island. Area tersebut dibuat lebih kecil sehingga tampilan layar terasa lebih lapang ketika digunakan untuk menikmati konten.
Selain itu, Dynamic Island kini dapat menampilkan hingga tiga aktivitas langsung secara bersamaan. Pengguna bisa memantau navigasi, timer, dan musik tanpa harus berpindah aplikasi.
Baca Juga: Realisasi Subsidi Energi Capai Rp376,8 Triliun, Kemenkeu Sinkronkan Cashflow Badan Usaha Bersama
Chip A20 Pro dan Pendingin Lebih Besar
Peningkatan utama iPhone 18 Pro berada pada sektor performa. Perangkat ini menggunakan chipset A20 Pro yang mengandalkan proses fabrikasi 2 nanometer.
Chipset tersebut memiliki CPU enam inti, GPU tujuh inti, dan Neural Engine 16 inti. Kombinasi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan, grafis, serta tugas berbasis kecerdasan buatan.
Apple juga memperbesar sistem pendingin vapor chamber hingga tiga kali dibandingkan iPhone 17 Pro. Sistem ini ditujukan untuk menjaga suhu perangkat ketika menjalankan gim berat, mengedit video, atau merekam konten beresolusi tinggi dalam waktu lama.
Peningkatan pendinginan menjadi penting karena performa tinggi tidak hanya ditentukan oleh kecepatan chipset, tetapi juga kemampuannya mempertahankan kinerja ketika suhu perangkat meningkat.
Baterai Lebih Awet dan Pengisian Daya Lebih Cepat
Daya tahan baterai menjadi keunggulan lain iPhone 18 Pro. Menurut klaim Apple yang disampaikan dalam video ulasan tersebut, iPhone 18 Pro Max mampu memutar video hingga 45 jam, atau enam jam lebih lama dibandingkan iPhone 17 Pro Max.
Sementara itu, iPhone 18 Pro berukuran lebih ringkas diklaim mampu memberikan daya tahan yang mendekati iPhone 17 Pro Max dalam penggunaan sehari-hari berdasarkan pengalaman pengulas.
Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat melalui USB-C. Apple mengklaim baterai dapat terisi hingga 50 persen dalam sekitar 15 menit menggunakan adaptor kompatibel berdaya 60 watt atau lebih tinggi.
Meski demikian, hasil pengisian daya dan ketahanan baterai dapat berbeda bergantung pada kondisi penggunaan, pengaturan perangkat, serta aksesori yang digunakan.
Baca Juga: Mas Bahlil Akan Serahkan Piala Ketua Umum di Grand Champions Mini Soccer
Kamera Variable Aperture Jadi Pembaruan Utama
Sektor kamera menghadirkan salah satu fitur paling menarik, yakni variable aperture. Teknologi ini memungkinkan bukaan lensa kamera utama berubah secara fisik melalui mekanisme enam bilah diafragma yang dipotong menggunakan laser.
Fitur tersebut memberi pengguna keleluasaan mengatur jumlah cahaya yang masuk sekaligus mengendalikan efek latar belakang buram. Bukaan dapat disesuaikan secara manual atau otomatis melalui aplikasi kamera bawaan.
Apple juga menghadirkan Pro Control yang memungkinkan pengaturan aperture, ISO, dan shutter speed, serta menyediakan histogram untuk membantu pengguna mengevaluasi pencahayaan.
Pada perekaman video, variable aperture juga tersedia bersama pengaturan shutter speed dan white balance. Mode Cinematic kini mendukung perekaman 4K 60 fps, sedangkan fitur timelapse mendukung perekaman 4K stabil dengan Dolby Vision HDR.
Apakah iPhone 18 Pro Layak Dibeli?
Bagi pengguna iPhone 17 Pro atau 17 Pro Max, peningkatan ke iPhone 18 Pro belum tentu mendesak. Keputusan upgrade lebih masuk akal apabila membutuhkan kamera dengan variable aperture, baterai lebih tahan lama, atau performa lebih tinggi.
Sebaliknya, pengguna iPhone 15 Pro ke bawah berpotensi merasakan peningkatan yang lebih signifikan, terutama pada performa, kemampuan kamera, efisiensi baterai, dan sistem pendinginan.
Kesimpulannya, iPhone 18 Pro merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Desainnya memang tidak banyak berubah, tetapi peningkatan pada komponen internal menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan smartphone Apple dengan kemampuan lebih matang pada 2026.
Baca Juga: Kekeringan Tulungagung Berdampak pada 7.765 Warga, Bantuan Air Capai 605 Ribu Liter
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : Pinterest