Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Status Pusat Keagamaan Perbukitan Walikukun Tulungagung Makin Tegas, Candi Ini Jadi Bukti

Dharaka R. Perdana • Senin, 4 November 2024 | 16:44 WIB

Papan penujuk lokasi Candi Ampel (jawatimuran.wordpress.com
Papan penujuk lokasi Candi Ampel (jawatimuran.wordpress.com

TULUNGAGUNG - Status wilayah di sekitar Perbukitan Walikukun Tulungagung sebagai pusat keagamaan pada zaman dulu tak perlu diragukan lagi.

Selain bangunan candi dan gua di wilayah Boyolangu, ternyata masih ada bangunan serupa di sisi lain Perbukitan Walikukun Tulungagung.  

Baca Juga: Tak Hanya Menukil Wilayah Tulungagung, Mpu Prapanca Juga Memasukkan Pesan Rahasia di Kitab Negarakertagama

Salah satunya adalah Candi Ampel di Dusun Ngampel, Desa Joho, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung.

Candi ini berada di dataran rendah di sekitar kaki Perbukitan Walikukun Tulungagung.

Candi ini dapat dicapai dari Museum Wajakensis Tulungagung, berjarak kurang lebih 25 kilometer ke arah selatan.

Masyarakat bisa melalui jalan beraspal dan hanya melewati jalan makadam kurang lebih 150 meter. 

Baca Juga: Pusat Keagamaan Kok Dikepung Rawa Purba? Berikut Fakta Lain Perbukitan Walikukun Tulungagung

Dikutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Candi Ampel bukan merupakan kompleks percandian, melainkan sebuah candi tunggal yang terbuat dari bata dan batu andesit.

Penduduk setempat menyebutnya sebagai Candi Ngampel karena berada di Dukuh Ngampel.

Jika dilihat dari angka tahun pada arca Parwati yang menunjukkan tahun 1331 Saka (1409 M), maka candi ini dibangun pada masa Kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Tahukah Kamu Perbukitan Walikukun Tulungagung? Fakta yang Terkandung Cukup Mencengangkan

Dilihat dari tinggalan-tinggalan lepasnya, candi ini berlatar belakang agama Hindu.

Tujuh umpak batu yang terdapat disini menunjukkan adanya pemanfaatan bangunan lain yang digunakan untuk menaungi bagian atas candi.

Kebanyakan lokasi candi-candi yang terletak di dataran rendah di sekitar kaki Perbukitan Walikukun diketahui berasal dari masa Majapahit.

Berdasarkan keletakan maupun rancang bangunnya dapat dipastikan bahwa Candi Ampel juga dibangun pada waktu yang sama.

Yaitu periode dimana cukup banyak dibangun percandian dengan menggunakan bahan bata .

Begitulah sekelumit kisah Candi Ampel yang memperkaya khasanah sejarah di Tulungagung.

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #walikukun #perbukitan walikukun #candi ampel #sejarah tulungagung