RADAR TULUNGAGUNG – Jalur Pare – Kediri tidak lepas dari keberadaan Kediri Stoomtram Maatschappij (KSM)
Kediri Stoomtram Maatschappij dibentuk pada 27 September 1895.
Kediri Stoomtram Maatschappij tersebut memiliki dewan direksi.
Baca Juga: Banyak yang Tinggal Cerita, Dulu Jalur Kereta Api Pare - Kediri Langganan Pabrik Gula
Di antaranya adalah C.E van Kesteren sebagai Direktur Utama; Huyser, P.C sebagai ketua komisaris; Augustus Janssen sebagai sekretaris; dan J.K Kempees sebagai ketua dewan direksi.
Modal pendirian perusahaan tersebut adalah 1,8 juta Franc.
Modal tersebut digunakan untuk membangun jalur kereta api lintas Kediri – Pare – Jombang sepanjang 123 Km.
Baca Juga: Dulu Jalur Kereta Api Kediri dan Jombang Berjaya, Kebijakan Pemerintah Bikin Tinggal Cerita
Tidak ketinggalan berbagai pengadaan sarana-prasarana yang berkaitan dengan fasilitas KSM.
Tujuan utama pembangunan KSM adalah untuk melayani angkutan barang.
Selain mengoperasikan angkutan barang, KSM juga mengoperasikan angkutan penumpang.
Baca Juga: Langganan Pedagang, Ini Sekelumit Sejarah Jalur Kereta Api Madiun-Ponorogo
Angkutan penumpang digunakan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Kediri saat itu untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya.
KSM mengoperasikan angkutan penumpang kelas 2 dan kelas 3 dan biasanya gerbong tersebut dirangkaikan bersamaan dengan gerbong barang.
Ada 7 trayek perjalanan yang dibuka oleh KSM, yaitu Pare-Papar, Pare-Konto, Pare-Kepung, Pulorejo-Kandangan, Gurah-Kwarasan dan Kediri-Wates, masing-masing dilayani dengan 5 kereta.
Sedangkan untuk relasi Jombang-Pare-Kediri, dilayani 5 kereta cepat (ekspres) dan 3 kereta lokal (reguler).
Jadi setiap harinya KSM menjalankan 76 kereta (pulang-pergi) dengan catatan pada hari libur dan Minggu tetap beroperasi. ****
Editor : Dharaka R. Perdana