Jalur Percabangan Kepanjen dan Dampit, Begini Potret Stasiun Gondanglegi Malang

Dharaka R. Perdana • Dipublikasikan Kamis, 6 Februari 2025 | 20:57 WIB

Aktivitas Stasiun Gondanglegi pada 1919 (Universiteit Leiden)
Aktivitas Stasiun Gondanglegi pada 1919 (Universiteit Leiden)

RADAR TULUNGAGUNG - Keberadaan jalur kereta api mati Malang Raya, khususnya antara Stasiun Jagalan dan Stasiun Gondanglegi.

Keberadaan Stasiun Gondanglegi pada zaman dulu cukup penting untuk mendukung aktivitas penduduk di wilayah Malang selatan.

Baca Juga: Ini Sisa-sisa Jalur Kereta Api Mati di Bululawang Malang, Dulu Mendukung Aktivitas Dua Pabrik Gula

Apalagi di Stasiun Gondanglegi terdapat percabangan jalur menuju Kepanjen dan Dampit.

Bekas bangunan Stasiun Gondanglegi letaknya tak jauh dari sebuah makam.

Jika dilihat dari ukurannya, Stasiun Gondanglegi memang cukup besar.

Baca Juga: Bangunannya Sudah Tak Tersisa, Begini Posisi Halte Kendalpayak di Jalur Kereta Api di Malang Raya

Stasiun Gondanglegi pada masanya cukup ramai dan sibuk. Di stasiun ini dulunya dilengkapi dengan dipo lokomotif dan menara air.

Di bagian emplasemen stasiun, masih bisa dijumpai bekas peron stasiun tempat naik turunnya penumpang yang mulai tertimbun tanah.

Kini bekas Stasiun Gondanglegi disewakan oleh PT KAI sebagai tempat tinggal. Ada beberapa keluarga yang mendiami bekas bangunan stasiun tersebut.

Editor : Dharaka R. Perdana
Sumber : Blusukan Jalur Sepur
jalur kereta api malang stasiun gondanglegi jalur kereta api mati malang raya jalur kereta malang selatan