Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Filosofi Keris, Menyatunya Bapa Angksa dan Ibu pertiwi

Sandy Sri Yuwana • Senin, 24 Februari 2025 | 03:04 WIB

Filosofi keris, menyatunya bapa angkasa dan ibu pertiwi
Filosofi keris, menyatunya bapa angkasa dan ibu pertiwi

Radar Tulungagung - Keris bahan utama pembuatannya adalah dari besi pilihan. Dalam istilah Jawa, disebut tosan aji. Tosan berarti besi dan Aji berarti raja.

Tosan aji maknanya adalah rajanya besi. Maksudnya keris dibuat dari besi pilihan. Bukan sembarangan besi. Besi berasal dari bumi atau tanah.

Dalam istilah Jawa disebut Ibu Pertiwi. Besi aji itu lantas ditempa dengan cara dilipat-lipat sampai puluhan bahkan ratusan kali lipatan.

Setelah itu besi lipatan tersebut, barulah dibentuk sehingga menjadi sebilah keris. Pembuatnya disebut seorang 'empu pusaka'.

Pada sebilah keris pada umumnya terdapat atau dilengkapi dengan pamor. Secara teknis, pamor materialnya maupun bahannya adalah meteorid (batu meteor).

Meteor berasal dari angkasa, yang jatuh ke bumi. Batu meteor itu diistilahkan dengan Bapa Angkasa.

Teknis pembuatannya, sang empu menyatukan besi dengan pamor atau meteor dengan cara menempa dan melipat-lipat besi dan pamor dalam bara api.

Dengan begitu menyatulah besi dan pamor tersebut, yang dikenal dengan istilah saton. Saton itu kemudian dibentuk menjadi sebilah keris. Bisa berbentuk lurus, bisa juga berlekuk (luk).

Berbagai bentuk keris lurus dan luk, disebut dengan istilah Dapur.

Keberadaan pamor dalam sebilah keris, secara kasat mata nampak seperti guratan-guratan berwarna putih dengan berbagai bentuk pola. Sehingga tampilannya seperti lukisan di dalam tubuh keris.

Sebilah dapur keris itulah yang oleh masyarakat Jawa dianggap sebagai pusaka. Dengan filosofi menyatunya Bapa Angkasa dengan Ibu Pertiwi.

 

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#Pusaka #bahan #keris #Tosan Aji