RADAR TULUNGAGUNG - Tulungagung tidak bisa dipisahkan dari air sesuai namanya yang bagi sebagian orang adalah sumber yang besar.
Tak mustahil Tulungagung pun akrab dengan banjir, hingga diplesetkan Tulungagung dadi kedhung.
Apalagi dari beberapa literatur menyebutkan, wilayah perkotaan Tulungagung sekarang pada zaman dahulu sudah akrab dengan banjir.
Baca Juga: Banjir Area Perkotaan Tulungagung Mulai Sering Terjadi, Dinas Terkait Sulit Mengatasi Karena Hal Ini
Bahkan banjir yang melanda Tulungagung pada 1950 menjadi salah satu bencana alam paling dikenang.
Peristiwa ini membuat semua aktivitas masyarakat lumpuh dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Bahkan banjir Tulungagung menjadi inspirasi terciptanya lagu "Oh Nasib Tulungagung" oleh Darmo Soewano.
Lagu ini umumnya dibawakan dengan irama keroncong https://youtu.be/C3an5kHncEc?si=oe_t1sMkBXOBaM0A .
Baca Juga: Banjir Kembali Melanda Desa Sidorejo Tulungagung Rabu Sore, Segini Ketinggian Air di Dalam Rumah
Berikut Lirik Lagu Oh Nasib Tulungagung
Oh nasib Tulungagung
Tertimpa bahaya banjir
Alun-alun menjadilah kedung
Karena dahsyatnya air
Oh air tenagamu
Terlihat tak seberapa
Tetapi kala kamu bernafsu
Menimbulkan bencana
Tidak hanya kebun dan ladang
Yang menderita kerusakan
Pun banyak manusia
Yang menjadi korban
Rakyat tak akan lupa
Lima belas bulan sebelas
Dua ribu enam ratus dua
Waktu banjir terjadinya.
Begitulah lirik lagu Oh Nasib Tulungagung. Semoga menambah wawasan Anda.
Editor : Dharaka R. Perdana