Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

6 Prinsip Kehidupan Zaman Dulu yang Meginspirasi, meski Sederhana Tapi Penuh Makna

Savina Ayu Wardani • Kamis, 10 Juli 2025 | 19:30 WIB
Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat dan digital, banyak orang mulai merindukan kesederhanaan dan ketenangan hidup zaman dulu.
Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat dan digital, banyak orang mulai merindukan kesederhanaan dan ketenangan hidup zaman dulu.

TULUNGAGUNG - Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat dan digital, banyak orang mulai merindukan kesederhanaan dan ketenangan hidup zaman dulu.

Meski tanpa teknologi canggih, generasi terdahulu menjalani hidup dengan prinsip-prinsip yang justru relevan dan bernilai tinggi hingga sekarang.

Yuk membahas gaya hidup tempo dulu yang bisa diterapkan kembali untuk menghadirkan hidup yang lebih sehat, tenang, dan bermakna.

1. Hidup Sederhana dan Tidak Konsumtif

Dulu, orang hanya membeli barang yang benar-benar dibutuhkan. Baju cukup beberapa pasang, makanan dibuat sendiri, dan gaya hidup konsumtif sangat jarang terlihat.

Nilai yang bisa ditiru:

Mengurangi keinginan konsumsi berlebih dan belajar bersyukur atas yang ada.

Baca Juga: Bikin Nostalgia Nih! Ini Dia 5 Game Dijamin Bikin Nostalgia Rental Warnet

2. Masak Sendiri di Rumah

Makanan sehari-hari dimasak sendiri oleh ibu atau nenek di rumah. Menu sederhana seperti sayur lodeh, tempe goreng, atau sambal terasi terasa lebih nikmat karena dibuat dengan cinta.

Dampak positif:

Lebih hemat, sehat, dan bisa membangun momen kebersamaan keluarga.

3. Bangun Pagi dan Mulai Hari dengan Segar

Kebiasaan bangun pagi adalah ciri khas masyarakat desa atau zaman dulu. Aktivitas seperti menyapu halaman, memberi makan ternak, atau ke pasar dilakukan sebelum matahari terlalu tinggi.

Manfaat:

Produktivitas meningkat, tubuh lebih bugar, dan mental lebih tenang.

4. Gotong Royong dan Kebersamaan

Warga desa zaman dulu sangat menjunjung tinggi gotong royong. Setiap ada acara, panen, atau pembangunan, semua saling membantu tanpa pamrih.

Relevansi saat ini:

Membangun solidaritas sosial dan kepedulian antar tetangga atau komunitas.

5. Hiburan yang Sederhana

Tanpa gadget, anak-anak bermain di luar rumah dengan permainan tradisional. Malam hari diisi dengan ngobrol bersama keluarga, mendengarkan radio, atau membaca buku.

Pelajaran:

Tidak semua hiburan harus mahal atau digital. Kesederhanaan justru memberi rasa damai.

6. Menghargai Alam dan Tidak Boros Energi

Zaman dulu, air digunakan seperlunya, lampu dimatikan jika tidak dipakai, dan banyak orang menanam tanaman obat atau sayuran di pekarangan rumah.

Manfaat:

Hemat energi, lebih ramah lingkungan, dan menciptakan hidup yang berkelanjutan.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#hidup sederhana #inspirasi #toempo doeloe #zaman dulu