Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pabrik Tertua di Tulungagung: Sejarah, Peran, dan Warisannya Hingga Kini

Mohammad vicky avanda zilmy • Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:30 WIB

Ilustrasi pabrik tua yang berdiri sejak masa kolonial Belanda.
Ilustrasi pabrik tua yang berdiri sejak masa kolonial Belanda.

RADAR TULUNGAGUNG - Sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur yang kaya akan sejarah, budaya, dan industri.

Salah satu aspek menarik yang jarang dibahas adalah keberadaan pabrik tertua di Tulungagung, yang menjadi saksi perjalanan ekonomi daerah ini sejak masa kolonial hingga modern.

Pabrik tertua di Tulungagung diperkirakan berdiri pada awal abad ke-20, saat masa pemerintahan Hindia Belanda.

Baca Juga: Pabrik Gula Tua Tulungagung Wisata Instagramable Bernuansa Sejarah

Pada masa itu, Tulungagung menjadi daerah strategis berkat kekayaan sumber daya alamnya, mulai dari batu marmer, pertanian, hingga industri olahan makanan.

Pabrik ini awalnya dibangun untuk memproduksi barang kebutuhan pokok dan mendukung perdagangan antarwilayah.

Bangunannya mengusung arsitektur khas kolonial: dinding tebal, jendela besar, dan atap tinggi yang membuatnya tetap kokoh hingga sekarang.

Sejak awal berdiri, pabrik tertua ini telah memberi kontribusi besar bagi masyarakat, antara lain:

1. Menciptakan Lapangan Kerja

Pabrik menjadi tempat bekerja bagi ratusan warga lokal, mulai dari bagian produksi, administrasi, hingga distribusi.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Bertemu dengan Kurator Aset Dua Pabrik Rokok yang Pailit, Terungkap Kendala Utama Pemenuhan Hak Pekerja

2. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Keberadaannya memicu munculnya usaha pendukung seperti transportasi, penginapan, hingga warung makan di sekitar area pabrik.

3. Meningkatkan Popularitas Produk Lokal

Produk yang dihasilkan pabrik ini sempat diekspor ke luar daerah, bahkan ke luar negeri, membuat nama Tulungagung semakin dikenal.

Meski berstatus sebagai pabrik tertua, perusahaan ini tidak ketinggalan zaman. Mesin-mesin tua mulai digantikan dengan teknologi modern, namun beberapa alat produksi lama tetap dipertahankan sebagai bagian dari sejarah.

Bahkan, bangunan pabrik kini menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta wisata sejarah dan fotografi, karena menghadirkan nuansa tempo dulu yang otentik.

Baca Juga: Stasiun Kediri Tak Hanya Melayani Penumpang di Era Kolonial, Ternyata Langganan Pabrik Gula Berikut

Warisan Sejarah yang Perlu Dilestarikan

Pabrik tertua di Tulungagung bukan hanya tempat produksi, tapi juga simbol ketahanan dan perkembangan ekonomi daerah.

Melestarikan pabrik ini berarti menjaga cerita panjang perjuangan masyarakat Tulungagung dalam membangun masa depan yang lebih baik. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#industri #tulungagung #pabrik tertua #kolonial