RADAR TULUNGAGUNG – Gunung Bolo di Kabupaten Tulungagung kembali ramai diperbincangkan warganet.
Sebuah video yang memperlihatkan suasana di puncak Gunung Bolo viral di YouTube karena menyingkap praktik ritual yang disebut-sebut berkaitan dengan pesugihan Gunung Bolo dan keberadaan makam keramat Nyai Roro Kembang Sore.
Video berdurasi lebih dari 10 menit itu memperlihatkan seorang konten kreator lokal mendaki hingga ke puncak gunung yang berada di wilayah Welas Sasih, Tulungagung.
Dalam perjalanannya, ia menyoroti sejumlah hal mistis di kawasan tersebut—mulai dari tujuh pohon keramat hingga cerita warga tentang ritual malam yang disebut “enak-enaknya”.
Makam Nyai Roro Kembang Sore yang Disakralkan
Di puncak Gunung Bolo terdapat sebuah makam yang dipercaya sebagai makam Nyai Roro Kembang Sore.
Warga sekitar meyakini sosok tersebut semasa hidup dikenal suka menolong sesama, sehingga disebut “Kembang Sore”, simbol dari kebaikan dan welas asih.
Namun, di balik kesakralan makam itu, beredar kabar bahwa lokasi tersebut juga sering dijadikan tempat pesugihan.
Sejumlah warga menyebut, setiap malam Jumat Kliwon atau malam tertentu, ada pengunjung dari luar kota datang untuk melakukan ritual dengan berbagai tujuan—mulai dari mencari kekayaan, jabatan, hingga pesugihan asmara.
Juru kunci setempat, yang disebut sering membersihkan area makam, mengungkapkan bahwa di sekitar makam terdapat tujuh pohon yang disebut pohon pitulungan—pitu dalam bahasa Jawa berarti tujuh, sekaligus bermakna pertolongan.
“Itu lambang pitulungan, artinya suka menolong orang susah,” ujar warga dalam video tersebut.
Watu Belah, Lokasi Ritual Pesugihan Gunung Bolo
Tak jauh dari makam Nyai Roro Kembang Sore, terdapat sebuah batu besar yang dikenal sebagai Watu Belah atau Watu Bau.
Batu itu dipercaya menjadi pusat ritual bagi para pelaku pesugihan Gunung Bolo.
Menurut penuturan warga, bentuk batu tersebut dianggap memiliki simbol tertentu, sehingga kerap dijadikan tempat semedi atau ritual khusus pada malam hari.
“Kalau tidak bisa ritual di makam Nyai Roro Kembang Sore, biasanya di sini, di Watu Belah. Katanya ada yang datang untuk mencari pesugihan atau naik pangkat,” ujar si perekam video.
Suasana mistis semakin terasa karena lokasi di sekitar batu itu dibungkus kain kuning, warna yang sering dikaitkan dengan simbol sakral dalam budaya Jawa.
Saat malam tiba, area tersebut dipercaya menjadi tempat aktivitas spiritual yang sulit dijelaskan secara logika.
Prostitusi Terselubung di Bawah Gunung
Menariknya, dalam video tersebut juga disebutkan bahwa area di kaki Gunung Bolo, tepatnya di sekitar makam-makam Cina, kerap dijadikan lokasi prostitusi terselubung.
Warga menyebut kegiatan itu sering terjadi pada malam hari dan dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
“Banyak yang bilang kalau di bawah situ ada yang jual ‘apem mentah’.
Istilahnya buat praktik esek-esek. Tarifnya murah, tapi ya dilakukan di sekitar makam Cina itu,” ujar narator dalam video.
Fenomena ini menambah sisi kelam di balik pesona mistis Gunung Bolo.
Antara kisah spiritual, ritual pesugihan, dan praktik duniawi, semua bercampur menjadi cerita yang penuh misteri.
Gunung Bolo dan Daya Tarik Mistisnya
Gunung Bolo kini menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi pencinta misteri di Tulungagung.
Selain untuk berziarah ke makam Nyai Roro Kembang Sore, tak sedikit juga yang datang karena penasaran dengan cerita pesugihan Gunung Bolo.
Bahkan, beberapa pengunjung dari luar daerah rela naik hingga puncak hanya untuk sekadar “merasakan aura” dari tempat yang dipercaya keramat itu.
Dari puncak gunung, terlihat pemandangan Kota Tulungagung di kejauhan—menambah kontras antara keindahan alam dan kisah spiritual yang mengitarinya.
Meski begitu, warga dan tokoh adat setempat mengingatkan agar siapa pun yang datang ke sana tetap menjaga sikap dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma.
“Gunung ini bukan tempat main-main. Kalau datang, niatnya harus baik, jangan macam-macam,” ujar seorang warga yang menjadi juru pelihara makam.
Kini, seiring viralnya video tersebut, Gunung Bolo Tulungagung kembali mencuri perhatian publik.
Antara mitos, fakta, dan kepercayaan masyarakat Jawa, tempat ini tetap menjadi salah satu titik paling misterius di selatan Tulungagung.
Tags (5 buah)
Pesugihan Gunung Bolo
Nyai Roro Kembang Sore
Gunung Bolo Tulungagung
Ritual Mistis Tulungagung
Makam Keramat
Editor : Anggi Septian A.P.