Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tak Kalah dengan Gua Wajak dan Song Gentong, Gua Tenggar di Tulungagung Simpan Fosil Kerbau Purba hingga Banteng

Dharaka R. Perdana • Rabu, 8 Juli 2026 | 16:15 WIB
Beberapa fragmen fosil yang ditemukan di dalam Gua Tenggar. (gotu-wadjakensis.tulungagung.go.id)
Beberapa fragmen fosil yang ditemukan di dalam Gua Tenggar. (gotu-wadjakensis.tulungagung.go.id)

RADAR TULUNGAGUNG – Gua Tenggar di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung tidak hanya menawarkan panorama alam bawah tanah.

Gua Tenggar di Tulungagung selatan ini juga menyimpan temuan fosil fauna purba yang dinilai memiliki nilai ilmiah tinggi dan tak kalah dengan Gua Wajak dan Song Gentong.

Baca Juga: Mengenal Gua Tenggar Tulungagung, Goa Karst Sepanjang 2,5 Kilometer dengan Stalaktit Raksasa

Berdasarkan survei permukaan, peneliti menemukan berbagai fragmen tulang dan gigi yang telah mengalami proses fosilisasi sempurna di dalam Gua Tenggar.

Analisis menunjukkan fosil tersebut berasal dari sejumlah satwa darat yang pernah hidup di kawasan tersebut.

Dilansir website Bappeda Tulungagung, jenis fauna yang berhasil diidentifikasi antara lain Bubalus (kerbau), Bibos (banteng), Cervus (rusa), dan Sus (babi).

Baca Juga: Sejarah Gua Tenggar Tulungagung, Surga Wisata Karst yang Menyimpan Potensi Geologi dan Sisa Kehidupan Purba

Selain mamalia, peneliti juga menemukan fosil reptil dari keluarga Testudinidae atau kura-kura semiakuatik.

Temuan tersebut berasal dari endapan sedimen di dinding gua maupun material yang berada di sekitar mulut gua.

Baca Juga: Misteri Gua Pasir di Tulungagung Antara Legenda dan Pesona Alam, Berani Mendatangi Lokasi Ini?

Hasil identifikasi menunjukkan derajat fosilisasi yang cukup tinggi karena hampir seluruh material tulang telah tergantikan oleh mineral.

Menurut hasil kajian, kualitas fosil di Gua Tenggar bahkan dinilai memiliki karakter yang dapat disejajarkan dengan kawasan Wajak dan Song Gentong yang telah lama dikenal sebagai situs penting penelitian prasejarah.

Karena nilai ilmiahnya tinggi, kunjungan wisata ke dalam gua direncanakan tetap dibatasi agar fosil tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia.

Penelitian lanjutan juga masih terus dilakukan untuk mengetahui umur maupun sebaran fauna purba yang pernah hidup di kawasan tersebut. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#gua tenggar #song gentong #fosil fauna purba #tulungagung #wajak