Letak Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Ini Arah Naga Hari dan Naga Pasaran Setiap Hari

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 23:10 WIB
Letak Nogo Dino menurut Primbon Jawa lengkap dengan arah Nogo Rijal dan Nogo Pekan yang masih dipercaya sebagian masyarakat.
Letak Nogo Dino menurut Primbon Jawa lengkap dengan arah Nogo Rijal dan Nogo Pekan yang masih dipercaya sebagian masyarakat.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Letak Nogo Dino menurut Primbon Jawa kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang masih memegang tradisi perhitungan hari baik dan hari kurang baik sebelum bepergian atau melakukan suatu keperluan penting. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, terdapat istilah Nogo Dino, Nogo Rijal, dan Nogo Pekan yang diyakini memiliki posisi berbeda setiap hari.

 

Kepercayaan mengenai naga hari ini telah lama dikenal dalam budaya Jawa. Sebagian masyarakat meyakini bahwa arah tempat berdiamnya "sang naga" sebaiknya dihindari ketika hendak melakukan perjalanan atau melaksanakan urusan penting.

 

Meski tidak semua orang mempercayainya, pengetahuan mengenai Nogo Dino masih sering digunakan sebagai pedoman dalam tradisi perhitungan Jawa.

 

Pengertian Nogo Dino dalam Tradisi Jawa

 

Nogo Dino atau naga hari merupakan istilah yang merujuk pada posisi simbolis naga berdasarkan hari dalam kalender Jawa.

 

Dalam tradisi tersebut, setiap hari memiliki arah tertentu yang dipercaya sebagai tempat berdiamnya naga.

 

Karena itu, sebagian masyarakat memilih untuk tidak bepergian menuju arah tersebut, terutama jika memiliki tujuan penting seperti berdagang, merantau, atau mengurus keperluan besar lainnya.

 

Selain Nogo Dino, masyarakat Jawa juga mengenal istilah Nogo Rijal dan Nogo Pekan atau naga pasaran.

 

Ketiganya memiliki perhitungan arah yang berbeda dan saling melengkapi dalam sistem perhitungan Primbon Jawa.

 

Letak Nogo Dino Berdasarkan Hari

 

Menurut penjelasan dalam tradisi Primbon Jawa, posisi Nogo Dino berubah setiap hari.

 

Pada hari Minggu, naga hari berada di arah selatan.

 

Kemudian pada hari Senin, posisinya berpindah ke barat daya.

 

Sementara pada hari Selasa, Nogo Dino berada di arah barat.

 

Berikutnya pada hari Rabu, naga hari diyakini berada di arah barat laut.

 

Sedangkan pada hari Kamis, posisinya berada di utara atau timur laut.

 

Untuk hari Jumat, arah Nogo Dino berada di timur.

 

Adapun pada hari Sabtu, naga hari berada di arah tenggara.

 

Perhitungan ini sering dijadikan pertimbangan bagi sebagian masyarakat Jawa sebelum menentukan arah perjalanan.

 

Letak Nogo Rijal Menurut Primbon Jawa

 

Selain Nogo Dino, terdapat pula perhitungan mengenai Nogo Rijal.

 

Posisi naga ini juga berubah sesuai pergantian hari.

 

Pada hari Senin, Nogo Rijal berada di selatan.

 

Hari Selasa berada di arah tenggara.

 

Kemudian hari Rabu berada di timur.

 

Selanjutnya pada hari Kamis, posisinya berada di timur laut.

 

Pada hari Jumat, Nogo Rijal berada di arah utara.

 

Sementara hari Sabtu berada di arah barat.

 

Sedangkan pada hari Minggu, posisinya berada di barat daya.

 

Perhitungan ini menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat Jawa.

 

Letak Nogo Pekan atau Naga Pasaran

 

Selain berdasarkan hari, masyarakat Jawa juga mengenal perhitungan naga berdasarkan pasaran.

 

Nogo Pekan atau naga pasaran memiliki posisi yang berbeda pada setiap hari pasaran Jawa.

 

Pada pasaran Kliwon, naga pekan berada di tengah.

 

Kemudian pada pasaran Legi, posisinya berada di timur.

 

Untuk pasaran Pahing, naga pekan berada di selatan.

 

Sementara pada pasaran Pon, arah naga pekan berada di barat.

 

Sedangkan pada pasaran Wage, posisinya berada di utara.

 

Perhitungan naga pasaran ini kerap digunakan bersamaan dengan perhitungan hari dalam menentukan waktu dan arah yang dianggap baik.

 

Masih Dipercaya Sebagian Masyarakat

Baca Juga: Kalender Jawa Februari 2026: Ini Daftar Hari Baik untuk Usaha, Bangun Rumah hingga Beli Kendaraan

Hingga saat ini, pengetahuan mengenai Nogo Dino, Nogo Rijal, dan Nogo Pekan masih dikenal di berbagai daerah di Jawa.

 

Meski sebagian masyarakat menganggapnya sebagai warisan budaya dan tradisi leluhur, tidak sedikit pula yang masih menggunakannya sebagai pedoman sebelum melakukan aktivitas tertentu.

 

Tradisi ini menjadi salah satu bagian dari kekayaan budaya Jawa yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

 

Keberadaan Primbon Jawa dengan berbagai perhitungannya menunjukkan bagaimana masyarakat Jawa sejak dahulu memiliki cara tersendiri dalam membaca tanda-tanda kehidupan dan menentukan langkah berdasarkan keyakinan budaya yang berkembang.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : Wito Kodok Ijo, You Tube, DIOLAH
Arah Naga Hari Jawa Nogo Rijal dan Nogo Pekan Letak Nogo Dino Menurut Primbon Jawa Primbon Jawa Hari Naas Perhitungan Nogo Dino Lengkap 2026