Cara Menghitung Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Lengkap dengan Arah dan Waktu yang Dianggap Baik

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 14:40 WIB
Cara menghitung Nogo Dino menurut Primbon Jawa lengkap dengan neptu hari, pasaran, arah perjalanan, dan waktu yang dianggap baik.
Cara menghitung Nogo Dino menurut Primbon Jawa lengkap dengan neptu hari, pasaran, arah perjalanan, dan waktu yang dianggap baik.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Cara menghitung Nogo Dino menurut Primbon Jawa masih menjadi pengetahuan tradisional yang dipelajari sebagian masyarakat Jawa. Perhitungan ini dilakukan dengan menjumlahkan neptu hari dan pasaran untuk mengetahui arah tertentu yang diyakini perlu dihindari saat melakukan perjalanan atau keperluan penting.

 

Dalam budaya Jawa, perhitungan weton tidak hanya digunakan untuk mencari hari baik atau kecocokan jodoh. Sebagian masyarakat juga memanfaatkannya untuk menentukan arah perjalanan, waktu keberangkatan, hingga membaca pertanda tertentu.

 

Penjelasan mengenai Nogo Dino diawali dengan memahami nilai neptu pada masing-masing hari dan pasaran Jawa.

 

Metode ini dikenal luas dalam tradisi Primbon dan termasuk bagian dari ilmu perhitungan yang diwariskan secara turun-temurun.

 

Memahami Nilai Neptu Hari dan Pasaran

 

Menurut penjelasan dalam video tersebut, setiap hari memiliki nilai neptu yang berbeda.

 

Hari Minggu atau Ahad memiliki nilai lima, Senin bernilai empat, Selasa tiga, Rabu tujuh, Kamis delapan, Jumat enam, dan Sabtu sembilan.

 

Sementara itu, nilai neptu pasaran terdiri dari Kliwon delapan, Legi lima, Pahing sembilan, Pon tujuh, dan Wage empat.

 

Nilai-nilai tersebut menjadi dasar dalam menentukan jumlah neptu suatu hari.

 

Sebagai contoh, apabila seseorang memiliki keperluan pada Sabtu Legi, maka nilai neptunya adalah sembilan ditambah lima sehingga menghasilkan angka 14.

 

Menentukan Letak Nogo Dino

 

Setelah jumlah neptu diperoleh, langkah berikutnya adalah menentukan posisi Nogo Dino.

 

Dalam penjelasan tersebut disebutkan bahwa jumlah neptu 14, 15, dan 10 menunjukkan posisi Nogo Dino berada di arah selatan.

 

Kemudian jumlah neptu 11 dan sembilan menunjukkan bahwa Nogo Dino berada di timur.

 

Selanjutnya jumlah neptu delapan dan 13 menempatkan Nogo Dino di arah utara.

 

Sementara jumlah neptu enam, tujuh, 12, 16, dan 17 menunjukkan posisi Nogo Dino berada di arah barat.

 

Sebagian masyarakat Jawa meyakini arah tempat berdiamnya Nogo Dino sebaiknya tidak dijadikan tujuan utama ketika hendak bepergian untuk kepentingan tertentu.

 

Contoh Perhitungan Sabtu Legi

 

Video tersebut juga memberikan contoh penggunaan metode perhitungan tersebut.

 

Sabtu memiliki nilai sembilan dan Legi bernilai lima.

 

Jumlah keduanya menghasilkan angka 14.

 

Karena termasuk kelompok neptu 14, maka posisi Nogo Dino diyakini berada di arah selatan.

 

Berdasarkan keyakinan tersebut, seseorang yang hendak melakukan perjalanan penting pada Sabtu Legi dianjurkan untuk tidak menuju arah selatan.

 

Sebaliknya, arah lain dianggap lebih baik untuk dipilih.

 

Perhitungan Waktu yang Dianggap Baik

 

Selain menentukan arah, perhitungan tradisional Jawa juga mengenal konsep waktu keberangkatan.

 

Dalam penjelasan tersebut disebutkan istilah "Belise Adam Bowo".

 

Adam dimaknai sebagai waktu siang, sedangkan Bowo merujuk pada sore hari.

 

Melalui hitungan tertentu, seseorang dipercaya dapat mengetahui waktu yang dianggap lebih baik untuk memulai perjalanan.

 

Pada contoh Sabtu Legi dengan jumlah neptu 14, hasil perhitungannya menunjukkan bahwa waktu yang dianggap baik adalah siang hari.

 

Karena itu, perjalanan dianjurkan dilakukan pada waktu tersebut.

 

Metode yang Berbeda di Setiap Daerah

 

Penjelasan dalam video juga menegaskan bahwa ilmu perhitungan Jawa ini bersifat referensi.

 

Masyarakat dipersilakan untuk mempercayai ataupun tidak mempercayainya.

Baca Juga: Cara Menghitung Nogo Dino Menurut Primbon Jawa, Lengkap dengan Neptu Hari dan Pasaran

Disebutkan pula bahwa metode perhitungan Primbon di setiap daerah tidak selalu sama.

 

Perhitungan yang digunakan di Banyuwangi dapat berbeda dengan metode yang berkembang di Yogyakarta, Tuban, maupun Gresik.

 

Namun demikian, nilai dasar neptu hari dan pasaran umumnya masih memiliki kesamaan di berbagai wilayah Jawa.

 

Pengetahuan tersebut disebut berasal dari para sesepuh dan tokoh masyarakat yang mewariskannya secara turun-temurun.

 

Karena itu, perhitungan Nogo Dino hingga kini masih menjadi bagian dari tradisi dan kekayaan budaya Jawa yang terus dipelajari oleh sebagian masyarakat.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : BALEKAMBANG tv, Diolah dari berbagai sumber, youtube
Hitungan Pasaran Jawa Cara Menghitung Nogo Dino Primbon Jawa dan Neptu Weton Arah Nogo Dino Menurut Primbon Ilmu Klenik Jawa Tradisional