Hari Baik Membuka Usaha Menurut Primbon Jawa, Senin Paling Dianjurkan, Sabtu Disebut Paling Berat

Ingge Nayla Ayu Karina • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 19:31 WIB
Hari baik membuka usaha menurut Primbon Jawa dipercaya dapat memengaruhi kelancaran bisnis. Simak penjelasan watak setiap hari, dari Senin hingga Minggu.
Hari baik membuka usaha menurut Primbon Jawa dipercaya dapat memengaruhi kelancaran bisnis. Simak penjelasan watak setiap hari, dari Senin hingga Minggu.

 

TULUNGAGUNG – Hari baik membuka usaha menurut Primbon Jawa masih menjadi salah satu hal yang dipercaya sebagian masyarakat sebelum memulai bisnis, berdagang, atau membuka toko baru. Kepercayaan ini diyakini dapat membantu menentukan waktu yang tepat agar usaha berjalan lebih lancar dan terhindar dari berbagai hambatan.

 

Dalam tradisi Primbon Jawa, pemilihan hari tidak hanya didasarkan pada kalender biasa, tetapi juga dikaitkan dengan watak setiap hari, tanggal lahir, hingga aura yang dimiliki seseorang. Meski tidak memiliki dasar ilmiah, perhitungan ini tetap menjadi bagian dari budaya yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipraktikkan oleh sebagian masyarakat.

 

Bagi calon pelaku usaha yang mempercayai Primbon Jawa, memilih hari yang dianggap baik diyakini dapat menjadi langkah awal untuk memperoleh kelancaran dalam menjalankan bisnis. Sebaliknya, hari yang dinilai kurang baik dipercaya berpotensi menghadirkan tantangan lebih besar selama usaha berlangsung.

 

Mengapa Hari Memulai Usaha Dianggap Penting?

 

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, awal memulai suatu aktivitas memiliki pengaruh terhadap perjalanan berikutnya. Oleh karena itu, pembukaan usaha dianjurkan dilakukan pada hari yang memiliki watak positif agar membawa energi baik bagi perkembangan bisnis.

 

Namun demikian, Primbon juga mengingatkan bahwa keberhasilan usaha tetap dipengaruhi oleh kerja keras, ketekunan, strategi bisnis, serta kemampuan mengelola usaha. Pemilihan hari hanya menjadi salah satu bagian dari keyakinan budaya masyarakat Jawa.

 

Senin Menjadi Hari Paling Dianjurkan

 

Hari Senin disebut sebagai hari yang paling baik untuk memulai usaha dagang maupun jenis usaha lainnya.

 

Menurut Primbon Jawa, Senin memiliki watak yang mendukung berbagai aktivitas baru. Karena itu, seseorang yang membuka toko atau memulai bisnis pada hari Senin dipercaya memiliki peluang lebih besar menjalankan usahanya dengan lancar.

 

Hari ini juga dianggap cocok bagi mereka yang ingin memulai langkah baru dalam dunia perdagangan.

 

Selasa dan Rabu Masih Dinilai Cukup Baik

 

Berbeda dengan Senin, hari Selasa dinilai sebagai awal yang cukup baik, tetapi perjalanan usaha setelahnya dipercaya tidak selalu berjalan mulus.

 

Primbon Jawa menyebutkan bahwa apabila seseorang terpaksa membuka usaha pada hari Selasa karena tidak memiliki pilihan lain, maka harus siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul.

 

Sementara itu, hari Rabu memiliki karakter yang hampir sama dengan Senin. Meski demikian, tingkat keberuntungannya disebut sedikit berada di bawah Senin. Pelaku usaha mungkin menghadapi beberapa hambatan, tetapi diyakini masih mampu mengatasinya.

 

Kamis hingga Sabtu Dianggap Kurang Menguntungkan

 

Hari Kamis dipercaya menjadi hari yang kurang baik untuk memulai usaha.

 

Menurut Primbon Jawa, usaha yang dimulai pada hari Kamis berpotensi menghadapi berbagai kesulitan sehingga pelaku usaha perlu memiliki kesiapan mental dan strategi yang matang.

 

Hari Jumat bahkan disebut memiliki tantangan yang lebih kompleks. Selain persoalan bisnis, pelaku usaha dipercaya berpotensi mengalami tekanan emosional atau persoalan yang berkaitan dengan hubungan antarmanusia.

 

Adapun hari Sabtu dianggap sebagai hari yang paling berat untuk membuka usaha. Dalam kepercayaan Primbon Jawa, hari ini dikaitkan dengan kemungkinan munculnya berbagai rintangan, hambatan, hingga musibah yang dapat mengganggu perjalanan bisnis.

 

Minggu Bersifat Netral

 

Berbeda dengan hari-hari lainnya, Minggu dinilai memiliki sifat netral.

 

Primbon Jawa tidak menyebut hari Minggu sebagai hari yang membawa keberuntungan besar maupun kesialan. Usaha yang dimulai pada hari ini dipercaya akan berjalan sebagaimana mestinya tanpa pengaruh positif atau negatif yang terlalu dominan.

 

Karena itu, sebagian masyarakat memilih Minggu apabila tidak dapat memulai usaha pada hari yang dianggap lebih baik.

Baca Juga: Kalender Jawa Februari 2026: Ini Daftar Hari Baik untuk Usaha, Bangun Rumah hingga Beli Kendaraan

Primbon Sebagai Warisan Budaya

 

Kepercayaan terhadap hari baik membuka usaha merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Jawa yang telah berkembang selama ratusan tahun. Hingga kini, masih banyak pelaku usaha yang mempertimbangkan perhitungan Primbon sebelum menentukan waktu pembukaan bisnis.

 

Meski demikian, keberhasilan usaha pada akhirnya tetap ditentukan oleh kualitas produk, pelayanan, pengelolaan keuangan, pemasaran, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar. Primbon dapat dijadikan sebagai pedoman budaya bagi yang meyakininya, sementara keputusan bisnis tetap memerlukan perencanaan yang matang dan kerja keras.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Sumber : Hidayah media Official, You Tube, DIOLAH
Hari Baik Membuka Usaha Hari Baik Dagang Watak Hari Jawa Membuka Usaha Primbon Jawa