Surabaya - Asal usul nama Surabaya ternyata memiliki sejumlah versi yang berkembang dalam catatan sejarah maupun cerita yang hidup di tengah masyarakat. Kota yang dikenal sebagai Kota Pahlawan itu tidak hanya lekat dengan kisah pertarungan Sura dan Baya, tetapi juga memiliki jejak sejarah yang berkaitan dengan Kerajaan Majapahit.
Surabaya saat ini dikenal sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia sekaligus ibu kota Provinsi Jawa Timur. Di balik perkembangan kota tersebut, sejarah mengenai asal usul nama Surabaya masih menarik untuk ditelusuri karena terdapat beberapa versi mengenai arti nama dan awal berdirinya.
Kisah Sura dan Baya
Salah satu cerita yang paling populer mengenai asal usul nama Surabaya berasal dari kisah pertarungan antara Sura dan Baya. Sura digambarkan sebagai ikan hiu, sedangkan Baya merupakan buaya. Keduanya disebut sebagai hewan yang sama-sama kuat, ganas, cerdik, dan rakus.
Baca Juga: Jakarta Jober 2026 Buka 3.857 Lowongan Kerja dari 37 Perusahaan
Dalam cerita tersebut, Sura dan Baya terlibat perselisihan karena memperebutkan wilayah. Setelah berkali-kali bertarung, Sura mengusulkan pembagian wilayah kekuasaan. Sura akan menguasai kawasan air, sedangkan Baya mendapatkan wilayah daratan dan sungai.
Kesepakatan tersebut sempat diterima. Namun, perselisihan kembali terjadi ketika Sura disebut melanggar perjanjian. Pertarungan sengit pun kembali berlangsung. Dalam pertempuran itu, keduanya saling menyerang hingga air di sekitar mereka digambarkan berubah menjadi merah karena darah.
Baca Juga: 6 Aplikasi Pencari Kerja Terbaik, Ada Fitur CV hingga Chat HRD
Kisah tersebut kemudian menjadi legenda yang sangat melekat dengan identitas Surabaya. Bahkan, gambaran hiu dan buaya sampai sekarang menjadi salah satu simbol yang mudah dikenali ketika membicarakan Kota Surabaya.
Jejak Surabaya dalam Sejarah
Di luar legenda Sura dan Baya, nama Surabaya juga muncul dalam sejumlah sumber sejarah. Salah satunya adalah Prasasti Trowulan I yang bertarikh 1358 Masehi. Catatan tersebut menyebut Surabaya dalam konteks wilayah penyeberangan di kawasan aliran Sungai Brantas.
Surabaya juga dikaitkan dengan perjalanan Hayam Wuruk, raja Majapahit, sebagaimana tercatat dalam Kitab Negarakertagama. Hal tersebut menunjukkan bahwa nama Surabaya telah dikenal dalam sumber-sumber yang berasal dari masa lampau.
Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Lewat HP, Simak Langkah Buat Akun hingga Login
Sejumlah pendapat juga menghubungkan sejarah awal Surabaya dengan wilayah Ujunggaluh atau Hujunggaluh. Kawasan tersebut disebut sebagai salah satu bagian penting dalam perkembangan permukiman di sekitar muara Kali Mas.
Makna Nama Surabaya
Selain cerita tentang hiu dan buaya, terdapat sejumlah penafsiran mengenai arti kata Surabaya. Salah satu penjelasan menyebut kata tersebut berasal dari gabungan “sura” yang bermakna keberanian dan “baya” yang berarti bahaya.
Dari penafsiran tersebut, Surabaya dapat dimaknai sebagai keberanian menghadapi bahaya. Pemerintah Kota Surabaya juga mengaitkan makna tersebut dengan nilai kepahlawanan yang menjadi karakter kuat kota tersebut.
Baca Juga: PPG Kemenag 2026, Kuota 356 Ribu, Pendaftaran Disebut Mulai 1 April
Sejarah Surabaya turut dikaitkan dengan peristiwa pertempuran Raden Wijaya melawan pasukan Mongol pada 1293. Pemerintah Kota Surabaya menetapkan 31 Mei sebagai Hari Jadi Kota Surabaya, yang kini diperingati setiap tahun.
Bukan Sekadar Legenda
Beragam versi asal usul nama Surabaya menunjukkan bahwa sejarah kota ini tidak hanya berasal dari satu cerita. Legenda Sura dan Baya menjadi bagian dari ingatan masyarakat, sementara prasasti dan naskah kuno memberikan gambaran mengenai keberadaan nama Surabaya dalam perjalanan sejarah Jawa.
Karena itu, asal usul nama Surabaya masih menjadi pembahasan menarik. Perpaduan antara legenda, peninggalan sejarah, dan perjalanan Majapahit membuat identitas Kota Surabaya memiliki cerita panjang yang terus dikenang hingga sekarang.
Baca Juga: PPG Daljab Kemenag 2026, Guru Wajib Cek EMIS dan SIAGA Sebelum Terlambat
Course: YouTube @catatanmedia
Editor : Agnes Adelia Hernanda