Hari Sangar 2026 Menurut Aboge dan Asapon, Ini Daftar Hari Pantangannya

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB
Hari Sangar 2026 menurut Aboge dan Asapon memiliki pantangan berbeda untuk pernikahan, pindah rumah, dan hajatan besar (Pinterest).
Hari Sangar 2026 menurut Aboge dan Asapon memiliki pantangan berbeda untuk pernikahan, pindah rumah, dan hajatan besar (Pinterest).

RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Hari Sangar 2026 dalam tradisi Primbon Jawa memiliki sejumlah pantangan yang perlu diketahui masyarakat yang masih melestarikan petungan leluhur. Terdapat dua versi perhitungan yang digunakan, yakni Aboge dan Asapon. Keduanya memiliki daftar hari berbeda yang dianggap kurang baik untuk menggelar hajatan besar, menikah, pindah rumah, memulai pembangunan, hingga membuka usaha.

Dalam tradisi Jawa, hari sangar dikenal sebagai hari yang sebaiknya dihindari untuk memulai kegiatan penting oleh masyarakat yang mempercayainya. Pantangan tersebut bukan berarti hari-hari itu pasti membawa musibah, melainkan dipandang sebagai bentuk ikhtiar dan kehati-hatian berdasarkan ilmu titen yang diwariskan secara turun-temurun.

Perhitungan hari sangar yang dibahas berlaku mulai 1 Suro 2026 hingga menjelang 1 Suro 2027. Masyarakat yang mengikuti tradisi Aboge maupun Asapon dapat memahami perbedaan perhitungannya sebelum menentukan hari untuk menggelar kegiatan besar.

Baca Juga: TPG September 2026 Belum Cair ? Cek SKTP, Dapodik hingga Rekening Bank

Hari Sangar 2026 Menurut Perhitungan Aboge

Dalam petungan Aboge, terdapat empat kategori hari yang dianggap sebagai pantangan untuk keperluan besar. Keempatnya adalah galengan tahun, tali wangke, sangar ing tahun, dan Jati Ngarang.

Pertama, galengan tahun yang berkaitan dengan awal atau dimulainya tahun. Dalam perhitungan yang disampaikan, hari tersebut jatuh pada Kamis Legi. Sebagian masyarakat yang mengikuti petungan Aboge menghindari hari ini untuk mengawali berbagai urusan penting.

Kedua, tali wangke, yakni hari ketiga setelah 1 Suro. Dalam perhitungan tersebut, tali wangke jatuh pada Sabtu Pon. Hari ini juga termasuk pantangan bagi masyarakat yang meyakini petungan tersebut.

Ketiga, sangar ing tahun atau tahun sangar yang disebut sebagai entek-entekane tahun. Hari yang masuk kategori ini adalah Rabu Kliwon.

Keempat, Jati Ngarang, yang berkaitan dengan awal 1 Suro pada tahun dal. Dalam penjelasan tersebut, Jati Ngarang jatuh pada Sabtu Legi dan juga dihindari untuk menggelar kegiatan besar.

Dengan demikian, empat hari yang menjadi pantangan dalam perhitungan Aboge adalah Kamis Legi, Sabtu Pon, Rabu Kliwon, dan Sabtu Legi.

Baca Juga: TPG September 2026 Belum Merata, Guru Bisa Ikut Program Berhadiah Motor

Daftar Hari Sangar 2026 Versi Asapon

Selain Aboge, sebagian masyarakat Jawa menggunakan perhitungan Asapon. Versi ini memiliki daftar hari sangar yang berbeda dari Aboge.

Dalam perhitungan Asapon, galengan tahun jatuh pada Rabu Kliwon. Sementara itu, tali wangke jatuh pada Jumat Paing.

Adapun sangar ing tahun dalam versi Asapon berada pada Selasa Wage. Untuk kategori Jati Ngarang, hari yang disebut adalah Jumat Kliwon.

Keempat hari tersebut dipandang sebagai pantangan oleh masyarakat yang mengikuti perhitungan Asapon. Oleh karena itu, sebagian orang menghindarinya ketika hendak melaksanakan kegiatan penting.

Beberapa kegiatan yang biasanya diperhatikan meliputi pernikahan, lamaran, pindah rumah, mendirikan bangunan, memulai usaha baru, serta berbagai hajatan besar lainnya.

Perbedaan daftar hari dalam Aboge dan Asapon menunjukkan adanya variasi dalam tradisi petungan Jawa. Masyarakat dapat mengikuti perhitungan yang diyakini sesuai dengan tradisi masing-masing.

Pada akhirnya, Hari Sangar 2026 merupakan bagian dari kearifan budaya Jawa yang dapat disikapi secara bijaksana. Kepercayaan terhadap pantangan tersebut merupakan pilihan setiap orang dan tidak menjadi jaminan bahwa suatu hari pasti mendatangkan kesialan.

Menghormati tradisi juga tidak berarti harus meyakininya secara mutlak. Masyarakat yang memiliki pandangan berbeda tetap dapat saling menghargai tanpa mencemooh kepercayaan maupun kebudayaan orang lain.

Baca Juga: Guru Inspiratif Astra Honda 2026, Cek Syarat dan Hadiah Motornya

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : Pinterest
Asapon Pantangan Jawa Hari Sangar 2026 Petungan Aboge Primbon Jawa