JAKARTA - Nogo Dino dalam primbon Jawa dikenal sebagai perhitungan hari yang dipercaya masyarakat untuk menentukan waktu baik, termasuk ketika hendak memulai usaha dan mencari rezeki. Dari gabungan hari dalam kalender Jawa, terdapat tujuh Nogo Dino yang disebut menghasilkan Sri, simbol keberuntungan dan kemudahan dalam urusan rezeki. Hari-hari tersebut meliputi Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Wage, Kamis Pahing, Jumat Wage, dan Sabtu Legi.
Mengenal Nogo Dino dalam Primbon Jawa
Primbon Jawa merupakan salah satu warisan pengetahuan tradisional masyarakat Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Perhitungannya digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari menentukan hari baik, melihat kecocokan jodoh, hingga memperkirakan waktu yang dianggap tepat untuk melakukan kegiatan tertentu.
Baca Juga: Cara Menambahkan Periode Penilaian SKP Bulanan di E-Kinerja BKN 2026, Ini Langkahnya
Primbon tidak selalu dipahami sebatas ramalan masa depan. Dalam tradisi Jawa, terdapat pula istilah ilmu titèn, yakni pengetahuan yang diperoleh dari pengamatan terhadap berbagai peristiwa yang dianggap pernah terjadi dan kemudian berulang.
Salah satu perhitungan yang dikenal dalam primbon adalah Nogo Dino atau naga hari. Perhitungan tersebut berkaitan dengan kalender Jawa yang menggabungkan saptawara dan pancawara.
Baca Juga: Cara Menambahkan Periode Penilaian SKP September 2026 di E-Kinerja BKN, Ini Langkahnya
Saptawara terdiri atas tujuh hari, yakni Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu. Sementara pancawara terdiri atas lima pasaran, yaitu Kliwon, Wage, Legi, Pon, dan Pahing. Gabungan keduanya menghasilkan siklus 35 hari.
7 Nogo Dino yang Disebut Membawa Sri
Berdasarkan perhitungan yang disampaikan dalam transkrip, terdapat tujuh kombinasi hari dan pasaran yang menghasilkan Sri. Dalam tradisi primbon, Sri dikaitkan dengan kemudahan, keberuntungan, serta kelancaran dalam mencari rezeki.
1. Minggu Pon
Pertemuan hari Minggu dengan pasaran Pon disebut menghasilkan Sri. Hari tersebut dipercaya cocok untuk memulai usaha atau berdagang. Orang yang mengawali usaha pada waktu ini dipercaya dapat memperoleh kemudahan dalam berbagai urusan serta peluang mendapatkan rezeki.
Baca Juga: Cara Menambahkan Periode Penilaian SKP September 2026 di E-Kinerja BKN, Ini Langkahnya
2. Senin Kliwon
Senin Kliwon menjadi Nogo Dino berikutnya. Kombinasi tersebut juga disebut menghasilkan Sri. Dalam penjelasan primbon, keberuntungan dalam menjalankan usaha tetap berkaitan dengan ketekunan, optimisme, dan kemauan untuk bekerja keras.
3. Selasa Pahing
Selasa Pahing termasuk hari yang disebut baik untuk memulai usaha. Hari tersebut dipercaya membawa semangat dan keberkahan bagi seseorang yang hendak berdagang atau mencari nafkah.
Baca Juga: Cara Download SK Kenaikan Pangkat di MyASN, Bisa Langsung Cetak Sendiri di Rumah
4. Rabu Wage
Rabu Wage juga masuk dalam daftar Nogo Dino yang menghasilkan Sri. Bagi seseorang yang ingin memulai usaha, niat yang kuat dan kemauan untuk menghindari rasa malas disebut menjadi bagian penting agar kegiatan mencari rezeki berjalan lancar.
5. Kamis Pahing
Kamis Pahing merupakan kombinasi berikutnya. Dalam perhitungan tersebut, hari ini dipercaya dapat membawa keberuntungan bagi orang yang memulai usaha atau berdagang dengan niat tulus dan semangat.
6. Jumat Wage
Jumat Wage juga disebut menghasilkan Sri. Orang yang hendak mencari rezeki atau memulai usaha pada hari tersebut dipercaya mendapatkan peluang keberuntungan lebih baik menurut perhitungan primbon Jawa.
Baca Juga: Cara Download SK di MyASN Lewat ASN Digital, Bisa untuk PNS, PPPK, hingga CPNS
7. Sabtu Legi
Terakhir adalah Sabtu Legi. Kombinasi hari Sabtu dengan pasaran Legi disebut sebagai Nogo Dino yang menghasilkan Sri. Namun, pemilihan hari baik tetap dianggap perlu diiringi kesungguhan, semangat, dan keseriusan dalam menjalankan usaha.
Bukan Sekadar Memilih Hari
Perhitungan Nogo Dino merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan dalam primbon Jawa. Sementara itu, keberhasilan usaha dalam kehidupan nyata juga dipengaruhi berbagai faktor, seperti perencanaan, kerja keras, kondisi pasar, pengelolaan keuangan, serta konsistensi.
Karena itu, tujuh Nogo Dino tersebut dapat dipahami sebagai bagian dari warisan budaya dan pengetahuan tradisional masyarakat Jawa. Bagi masyarakat yang masih memegang tradisi tersebut, perhitungan hari baik dapat menjadi pertimbangan sebelum memulai kegiatan tertentu, termasuk usaha dan mencari rezeki.
Baca Juga: Cara Cek dan Download SK Kenaikan Pangkat di MyASN, Cukup Lewat ASN Digital
Course: YouTube @PunjerLeluhurNusantara
Editor : Agnes Adelia Hernanda