Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ratusan Penggemar Jip Ramaikan Wisata Gua Ngerit

Anggi Septian Andika Putra • Selasa, 10 Juli 2018 | 17:52 WIB
ratusan-penggemar-jip-ramaikan-wisata-gua-ngerit
ratusan-penggemar-jip-ramaikan-wisata-gua-ngerit

TRENGGALEK — Event jip makin digemari komunitas penggemar olahraga ekstrim ini di Bumi Minak Sopal. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya ratusan off-roader memenuhi undangan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sepang Lestari, Desa Senden, Kecamatan Kampak pada Minggu (8/7) lalu. Mereka memenuhi area wisata yang mulai diminati wisatawan domestik maupun asing.


Ketua Paguyuban Penggemar Jip Trenggalek Miko G. mengatakan, berkumpulnya kawan-kawan penggemar Jip Trenggalek untuk menyemarakkan dibukanya destinasi wisata baru yakni Gua Ngerit. “Alhamdulillah kita bisa berkumpul di lapangan Desa Wonorejo, Kecamatan Gandusari ini untuk bersama-sama ke Gua Ngerit guna meramaikan wahana wisata itu,” katanya.


Menurut pria yang berprofesi sebagai konsultan teknik ini, perkembangan hobby jip di Trenggalek sudah makin meningkat. Apalagi ini juga didukung wahana off-roader di lokasi wisata Gua Ngerit. Mengingat sampai saat ini jumlah trek yang tersedia masih terbatas. “Banyak penggemar jip dari luar kota yang datang ke Trenggalek hanya untu melihat eksotika alam Trenggalek. Namun tidak jarang mereka menanyakan lokasi off-road. Kami bersyukur ada trek baru yang tersedia,” imbuhnya.


Sementara itu, Heru Dwi, ketua panitia penyelenggara event Nge-Jeep ke Gua Ngerit 2018 menerangkan, kegiatan itu selain bersifat fun juga sedianya akan meresmikan wahana off-road di lokasi wisata Gua Ngerit yang akan dipimpin Bupati Emil Elestianto Dardak. “Wahana baru untuk off-roader di Gua Ngerit akan diresmikan Bapak Bupati Emil,” ucapnya.


Pria yang juga menjabat ketua Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Trenggalek ini melanjutkan, pihaknya menganggap perlu untuk selalu menginisiasi potensi wisata yang ada di Kota Keripik Tempe, seperti halnya Gua Ngerit. Pasalnya potensi ini sempat dikenal di era 1980-an sebagai jujukan para muda-mudi Trenggalek yang ingin menikmati alam perawan. “Gua Ngerit sudah dikenal dan tak asing bagi warga Trenggalek utamanya dari generasi 1980-an,” lanjutnya.


Heru-sapaan akrabnya-, mengakui lokasi wisata gua yang menyuguhkan hamparan batu itu sempat tak terurus. Bahkan tak jarang batu alam di situ dijarah orang tak bertanggungjawab.


“Apapun itu, dari tidak terurusnya wisata ini kemudian Gua Ngerit ditinggalkan penggemarnya,” ungkapnya.


Para penggemar jip pun bisa menikmati suasana Gua Ngerit dengan nyaman. Mengingat mereka mendapat pengamanan dari jajaran Polsek Kampak. Sehingga saat menggeber kendaraan berpenggerak empat roda itu, para off-roader bisa melibas setiap rintangan yang tersedia. “Semoga dengan adanya arena off-road ini dapat menjadikan wana wisata Gua Ngerit semakin maju dan terkenal. Serta yang paling penting mari bersama sama menjaga kelestarian hutan di sekitar wana wisata itu. Dan bersama sama menjaga situasi kamtibmas yang aman. Sehingga para wisatawan tidak merasa terancam dan terganggu saat berkunjung,” ujar Kapolsek Kampak Iptu Anwar, S.H.


Sekadar diketahui, off-road merupakan salah satu jenis olahraga otomotif yang bisa dikategorikan sebagai olahrga ekstrim. Namun meskipun tergolong ekstrim, olahraga ini mulai diminati dan digandrungi oleh pecinta otomotif di Indonesia. Walau tergolong sebagai olahraga yang ekstrim, namun olahraga ini memiliki banyak manfaat. Dengan semakin banyaknya peminat off-road di Indonesia maka semakin banyak pula komunitas atau perkumpulan yang dibentuk oleh para pecinta off-road tersebut.(tin/rka)

Editor : Anggi Septian Andika Putra