Tak ayal, sejak peluit babak pertama dimulai, permainan menekan justru diperlihatkan Garuda Jaya yang juga berstatus sebagai tim proyeksi Trenggalek dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2023. Sarmento FC sendiri cenderung memanfaatkan serangan balik untuk membuat gol. Dengan terus menekan, akhirnya Garuda Jaya berhasil unggul 1-0 hingga turun minum.
Hal yang tidak jauh berbeda juga terjadi di babak kedua. Bahkan, Garuda Jaya sudah bisa menambah keunggulan pada menit awal babak kedua tersebut. Kendati unggul dua gol, Garuda Jaya terus menyerang hingga berhasil menambah dua gol lagi dan skor 4-0 bertahan hingga pertandingan usai. "Peluang lolos masih ada, tapi sangat kecil. Sebab di atas kertas, saingan kami jelas bisa mengatasi lawannya," ungkap Manajer Sarmento FC, Joko Purwito.
Sementara itu, pelatih Garuda Jaya, Akbar Okta Riyanto menambahkan, dengan terus berlatih, pola permainan anak asuhnya sudah terlihat. Sebab, berbeda dari pertandingan awal kemarin, anak asuhnya cenderung sabar dan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan peluang. Kondisi tersebut merupakan modal berharga untuk mengarungi pertandingan selanjutnya. "Setelah selesai pertandingan, kami selalu melakukan evaluasi, dan syukurlah hal itu digunakan anak-anak untuk memperbaiki permainan selanjutnya," jelasnya.
Di sisi lain, untuk partai pertama antara Persedo Dongko menghadapi Yupiter Tugu di grup C, permainan terlihat tidak seimbang. Sejak awal, Yupiter lebih menguasai jalannya pertandingan, sedangkan Persedo cenderung memilih bertahan. Tak ayal, pada babak pertama, skor 0-2 dengan keunggulan Yupiter bertahan. Hal yang tidak jauh berbeda tersaji pada babak kedua. Pertahanan Persedo cenderung bekerja ekstra menghadapi tekanan dari Yupiter. Dengan itu, kiper Persedo harus dua kali lagi memungut bola dari jalannya sendiri. Hingga skor 0-4 untuk kemenangan Yupiter bertahan. (jaz/c1/rka) Editor : Dharaka Russiandi Perdana