Hari ini merupakan jadwal pengambilan race pack bagi para peserta lomba. Pengambilan paket lomba dilakukan di Balai Kesenian Istana Gebang. “Sesuai jadwal, besok (hari ini, Red) pengambilan race pack,” kata Ketua Panitia Bung Karno Run, Suheri, kepada koran ini kemarin (2/6).
Selain pengambilan paket lomba, juga dilaksanakan tapering dan kopdar pelari. Kegiatan tersebut dipusatkan di Istana Gebang. Sesuai jadwal, tapering run digelar mulai pukul 15.00 hingga 16.30. Tapering run terbuka untuk umum, termasuk para peserta lomba.
Kemudian untuk kopdar pelari digelar pukul 16.30 hingga 19.00. Kopdar diisi dengan beberapa acara yang meliputi sharing session, live music, dan door prize yang menarik. “Acara ini terbuka untuk semua pelari yang sudah terdaftar di Bung Karno Run 2023 hingga masyarakat umum,” ujar pria berkacamata ini.
Kemarin, panitia mulai sibuk melakukan sejumlah persiapan di Istana Gebang. Sejumlah spanduk sponsor mulai dipasang di pinggir jalan menuju venue lomba. Lalu, pendirian sejumlah tenda di halaman rumah masa kecil Bung Karno tersebut.
Bung Karno Run 2023 merupakan event yang kali kedua digelar. Lomba lari terakbar di Blitar ini diselenggarakan setiap momen Bulan Bung Karno. Hampir 2 ribu peserta turun memeriahkan lomba. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia. “Yang dari luar pulau juga ada. Antusiasmenya lumayan tinggi,” ungkapnya.
Menurut Suheri, animo peserta lari tahun ini begitu tinggi. Buktinya, slot peserta habis terjual 1.500 lebih. Pada edisi Bung Karno Run 2022 lalu, slot peserta hanya dibatasi 500 karena masih ada pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). “Padahal, tahun lalu banyak peserta yang tidak kebagian slot karena terbatas. Lalu, kami jadikan bahan evaluasi dan untuk Bung Karno 2023 kami naikkan target jumlah pesertanya,” terang pria ramah ini.
Ada dua kategori lari yang dilombakan. Yakni, lari jarak 10K (kilometer) dan lari jarak 5K. Kategori pesertanya juga dibagi dua, yakni pelajar dan umum. Start dan finis bertempat di Istana Gebang. (sub/c1) Editor : Endah Sriwahyuni