Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

371 Atlet Kabupaten Blitar Disiapkan ke Porprov, Mana Paling Berpotensi Raih Medali?

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 7 Agustus 2023 | 21:39 WIB
ADU TEKNIK: Tim putri Afkab Blitar berlatih teknik di bawah arahan tim pelatih, kemarin (4/8).
ADU TEKNIK: Tim putri Afkab Blitar berlatih teknik di bawah arahan tim pelatih, kemarin (4/8).

KOTA BLITAR – Gelaran Porprov VIII Jatim tinggal menghitung hari. Kesiapan di internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar coba terus disempurnakan. Setelah menginput data cabor, lembaga induk keolahragaan ini juga mendata hasil monitoring di masing-masing cabor. Tujuannya untuk menentukan target di porprov tahun ini.

Pekan lalu, KONI disibukkan dengan agenda menginput data jumlah cabor ke kanal web KONI Jatim. Kemudian pekan ini, agenda yang kudu segera dituntaskan adalah menginput data masing-masing atlet. “Pendaftaran long list tahap I sudah dilakukan. Nah, sekarang giliran input data by name para atlet. Dalam proses ini kami juga koordinasi dengan Dispendukcapil Kabupaten Blitar,” ucap Sekretaris KONI Kabupaten Blitar, Ikhwanudin.

Iwan -sapaan akrabnya- mengaku bahwa pihaknya hanya mengikutsertaan cabor yang memiliki potensi menyabet medali. Itu didasarkan pada data keikutsertaan cabor di gelaran-gelaran lain sebelum event porprov tahun ini. Itu sebabnya tak semua cabor di bawah naungan KONI Kabupaten Blitar bisa ambil bagian di multievent terakbar tingkat provinsi tahun ini. “Total ada 371 atlet yang kami turunkan. Jumlah itu terdiri dari 43 cabor. Masih ada beberapa cabor yang tidak diikutsertakan dengan beberapa alasan. Misal, cabor futsal putra absen karena dinilai belum kompeten. Atau bola tangan yang absen karena masih cabor baru,” bebernya.

Faktor minimnya anggaran juga punya andil atas terbatasnya jumlah atlet maupun cabor yang diturunkan di tahun ini. Iwan menyebut, tahun ini pihaknya hanya dijatah sekitar Rp 1 miliar untuk meng-cover kebutuhan porprov. “Tapi, kami melihat semangat anak-anak tetap tinggi. Mereka tetap fight dengan keterbatasan. Laporan atas uji coba di berbagai cabor juga bagus,” kata pria yang juga jadi tenaga pendidik di salah satu lembaga MTs ini.

Untuk diketahui, event utama Porprov VIII Jatim rencananya dihelat pada 9-16 September mendatang. Event ini bakal digelar di empat daerah. Yakni, Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Jombang.

Namun tidak semua cabor bakal dipertandingkan pada 9-16 September. Sebab, ada juga cabor yang dipertandingkan di luar jadwal gelaran utama dengan berbagai alasan. “Pra-PON digelar hampir bersamaan dengan porprov. Jadi, beberapa cabor akan dipertandingkan lebih dulu. Di antaranya, drumband, taekwondo, pencak silat, dan paralayang,” tuturnya. (dit/c1/rka)

Editor : Doni Setiawan
#KONI kabupaten blitar #Raih medali #porprov