TRENGGALEK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek harus terus melakukan pembinaan kepada para atltenya untuk mendulang prestasi.
Pasalnya, pada pagelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2023 kemarin, kontingen Trenggalek belum bisa mencapai target minimal lima medali emas yang dibebankan.
Salah satu pembinaan tersebut adalah memberikan reward kepada para atlet yang berprestasi, seperti pada 19 atlet peraih medali pada porprov kemarin.
Tujuannya dengan pemberian tersebut keinginan para atlet tersebut untuk meningkatkan prestasinya akan lebih tinggi lagi.
Selain itu juga untuk memotivasi atlet lainnya agar giat berlatih untuk menorehkan prestasi serupa.
“Semoga saja dengan ini prestasi olahraga di sini (Trenggalek-red) bisa meroket,” ungkap Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin.
Sementara itu Kabid Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dsdikpora) Trenggalek, Joko Purwito menambahkan sebenarnya pada pagelaran Porprov kemarin atlet Trenggalek sudah menunjukan perkembangan yang bagus, kendati beberapa cabang olahraga belum beruntung untuk mendulang mendali.
Itu seperti yang terlihat pada cabor sepak bola pada keikutsertaan yang pertama sudah bisa lolos babak delapan besar. Selain itu juga ada futsal putri yang berhasillolos babak knoct out.
“Karena itu kami akan terus melakukan koordinasi dengan Koni guna melakukan pembinaan itu,” imbuhnya.
Pembinaan tersebut akan dilakukan secara intens, mengingat para atlet asal Trenggalek yang berlaga pada event tersebut masih berusia belia. Pastinya jika terus dilakukan pembinaan kedepan mereka akan bisa meraih prestasi.
Karena itu beberapa waktu lalu disdikpora telah bekoordinasi dengan para pelatih tiap cabor guna melakukan pembinaan itu.
”Fokus pembinaan kami khususnkan pada para atlet muda sebab jenjangnya masih panjang. Sehingga dalam pembinaan nanti selain dilakukan latihan rutin juga mengikutkan mereka pada kompetisi,” jelasnya.(jaz)
Editor : Zaki Jazai