BLITAR- Dalam kejuaraan Pra PON 2024 yang digelar pekan ini, pemuda asal Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Tri Muhammad Haisyam, mampu menyumbang medali emas bagi Kabupaten Blitar dan Jawa Timur (Jatim).
Tepatnya di cabang olahraga (cabor) kick boxing. Torehan ini dimaknainya sebagai “kado” dari pemuda bagi masyarakat di peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.
Pemuda yang sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Blitar ini punya satu komitmen yang jadi motivasi sebelum bertanding. Yakni, sikap tak mau menyerah dalam setiap ajang pertandingan.
“Awalnya dulu sering di-bully saat masih SD. Jadi, saya ingin membuktikan bahwa saya adalah orang yang tidak akan menyerah untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik,” tegasnya.
Prinsip itu terbawa hingga dia beranjak remaja. Itu yang membuatnya tetap semangat meski berulang kali cedera dalam latihan kick boxing.
Selain itu, dia menilai kick boxing merupakan jenis olahraga yang membutuhkan mental dan fisik yang kuat.
“Itu yang membuat saya fokus pada kick boxing,” ucap pemuda 18 tahun ini.
Ada hal lain yang membuatnya mantap menekuni salah satu cabor bela diri ini.
Dia selalu dipertemukan dengan berbagai atlet muda lain dari berbagai daerah di setiap ajang kejuaraan.
Dari sana, dia melihat ada banyak pemuda yang memiliki sikap pantang menyerah.
“Dengan semangat dan keinginan kuat itu, saya bisa juara nasional dua kali. Alhamdullilahnya, sedari awal tanding, semuanya itu juara satu. Baru satu kali kalah saat bertanding di salah satu ajang di Malang,” ujarnya.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Feri Andiawan, Pelatih Taekwondo PON 2024 asal Trenggalek
Disinggung soal makna Sumpah Pemuda, Haisyam menegaskan, pemuda bisa memberi kontribusi apa pun.
Termasuk menyumbang prestasi di bidang keolahragaan. Yang terpenting adalah sikap untuk pantang menyerah.
Karena itu, dia menyayangkan adanya kelompok pemuda yang justru memanfaatkan waktu dengan melakukan kegiatan negatif.
”Salah satunya tawuran. Padahal, kegiatan ini bisa dialihkan jadi lebih positif. Salah satunya dengan ikut cabor bela diri. Dari sana, kita bisa berkontribusi bagi negeri ini melalui prestasi,” tandasnya. (mg2/c1/dit)