Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Atlet Basket Asal Kabupaten Blitar, Aprilia Putri Ernanda, Sempat Sering Pulang Malam karena Latihan, Taklukkan Hati Orang Tua untuk Dapat Kepercayaan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 18 November 2023 | 22:00 WIB

 

GESIT: Aprilia Putri Ernanda mendribel bola dalam suatu kompetisi bersama tim.  GESIT: Aprilia Putri Ernanda mendribel bola dalam suatu kompetisi bersama tim.
GESIT: Aprilia Putri Ernanda mendribel bola dalam suatu kompetisi bersama tim. GESIT: Aprilia Putri Ernanda mendribel bola dalam suatu kompetisi bersama tim.

BLITAR-Mimpinya untuk bisa berlaga Pekan Olahraga Nasional (PON) harus pupus. Meskipun begitu, Aprilia Putri Ernanda, atlet basket yang berdomisili di Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, ini tidak menyesal karena sudah sering menjuarai kompetisi basket sejak SMP hingga SMA.

Bahkan Aprilia Putri Ernanda, sebagai atlet basket menganggap tim basket jadi keluarga keduanya.

Kegemaran Aprilia Putri Ernanda pada dunia olahraga sudah muncul sejak sekolah dasar (SD). Semula tidak bercita-cita sebagai atlet basket. 

Bahkan Aprilia Putri Ernanda sempat ikut dalam ekstrakurikuler voli kala itu. Hingga akhirnya ikut latihan basket begitu dia mulai tertarik saat duduk di tingkat VIII SMP.

“Namun waktu SMP itu latihan basket sore sampai malam. Waktunya tidak menentu. Kadang sampai pukul 20.00 dan paling sering sampai pukul 22.00. Sehingga membuat orang tua khawatir selalu pulang malam,” ujarnya.

Orang tuanya sempat berpikir anaknya ini berbohong dan membuat April untuk istirahat latihan basket untuk beberapa minggu.

Tidak lama kemudian, Aprilia memutuskan untuk ikut latihan dengan diantar oleh orang tuanya.

Sebab, orang tuanya ingin tahu berapa lama Aprilia berlatih basket dan akhir percaya jika memang buah hatinya pulang latihan hingga pukul 22.00.

Tidak hanya ikut latihan basket di sekolah, Aprilia juga ikut klub basket pelangi. Sehingga waktunya digunakan penuh untuk sekolah dan latihan basket.

“Kalau saat SMA lumayan banyak kompetisi yang saya ikuti. Namun sempat  istirahat karena korona. Masuk SMA 1 Blitar itu latihan basket hampir tiap hari dulu dan memang cukup keras jadi membentuk pemain profesional,” ungkapnya.

Tidak lama kemudian, Aprilia ikut seleksi Pekan olahraga provinsi (Porprov) 2022 karena direkomendasi oleh pelatih basket di SMA. 

Dia terpilih untuk bermain hingga meraih juara 3. Sedangkan di tahun ini dia meraih gelar juara dua di kompetisi yang sama.

Meskipun begitu Aprilia menangaku menikmati setiap kompetisi basket yang dia ikuti. Itu karena dia merasakan kekeluargaan di dalam tubuh tim. Bahkan dia menganggap tim basket SMA menjadi keluarga kedua baginya.

Namun terkadang Aprilia merasa kelelahan dengan porsi latihan yang keras. Bahkan dia sampai tidak bisa membagi waktu les dan latihan. Selain itu, Aprilia juga pernah mengalami cedera lutut meskipun tidak sampai parah.

“Aku cedera ankle itu sampai fisioterapi. Akhinya bisa sembuh dan bermain lagi. Kalau sekarang sudah kuliah masih lanjut untuk bermain basket. Saya juga masih ikut latihan dan kompetisi di kampus meskipun tidak sebanyak saat masih sekolah,” pungkasnya. (jar/dit)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#atlet basket #Kabupaten Blitar #Aprilia Putri Ernanda