TULUNGAGUNG – Hasil minor kembali diraih Perseta 1970 di babak 8 besar Liga 3 Jatim, Selasa (30/1/2024).
Melawat ke Stadion Untung Suropati, cah Tulungagung harus mengakui keunggulan tuan rumah Pasuruan United dengan skor tipis 3-2.
Belum mengemas poin dari dua laga membuat wakil Kabupaten Tulungagung tenggelam di dasar klasemen sementara grup LL.
Mengusung skema menyerang 4-3-3, Perseta 1970 tampil garang di paro waktu pertama. Itu membuat tim berseragam kuning hijau sempat unggul 1-0 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, tuan rumah balas meningkatkan serangan. Kondisi fisik pemain Perseta 1970 yang sudah sudah mulai turun mampu dimanfaatkan tuan rumah untuk melancarkan serangan.
Buntutnya, Pasuruan United bisa unggul tiga gol meski sempat kebobolan satu gol dari tamunya di paro waktu kedua.
Skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Menilik hasil yang diraih anak asuhnya, ofisial Perseta 1970 mengaku kecewa.
“Iya. Padahal sudah unggul di babak pertama. Tapi di babak kedua banyak kecolongan sehingga Pasuruan United bisa ambil poin penuh,” ujar ofisial Perseta 1970, Rudi Iswahyudi selepas laga.
Ada berbagai faktor yang melatarbelakangi kekalahan di matchday kedua kemarin. Menurut Rudi, salah satu yang utama adalah soal fisik pemain.
Di menit-menit akhir pertandingan, kondisi fisik para pemain sudah mulai kedodoran. Akibatnya, fokus permainan menjadi hilang. Itu yang dimanfaatkan secara baik oleh Pasuruan United.
“Kita panas di awal. Begitu masuk babak kedua sudah kedodoran. Begitu konsentrasi buyar, mereka sudah ndak bisa jaga ritme permainan,” lanjutnya.
Kekalahan kedua di grup LL ini membuat langkah Perseta 1970 untuk lolos ke fase nasional Liga 3 kian berat.
Tak ada opsi selain memaksimalkan partai pamungkas melawan wakil Kota Malang, NZR Sumbersari, di matchday pamungkas grup LL. Tepatnya, pada 1 Februari mendatang.
Rudi menegaskan, saat ini timnya masih menanti informasi jumlah kuota tim yang berhak mewakili provinsi dari Asprov PSSI Jatim.
Perseta 1970 masih berkesempatan mentas di babak nasional dengan catatan mengamankan poin penuh kala bersua NZR Sumbersari di laga terakhir.
“Itu jika Jatim diberi kuota 6 atau tujuh tim. Berarti kita masih bisa berharap lolos dengan mengamankan posisi ketiga di klasemen grup. Maka, saya sampaikan ke anak-anak agar lebih ngoyo raih poin penuh lawan NZR Sumbersari nanti,” pungkasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra