Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sepele Tapi Mengecewakan, Jonatan Christie Menangis Usai Melakukan Kesalahan Ini saat Turnamen di Eropa

Kema Ramtitra • Kamis, 28 Maret 2024 | 16:00 WIB
Jonatan Christie atau Jojo punya pengalaman sepele tapi mengecewakan saat mengikuti turnamen di Eropa.
Jonatan Christie atau Jojo punya pengalaman sepele tapi mengecewakan saat mengikuti turnamen di Eropa.

NASIONAL - Semua atlet bulu tangkis pasti memiliki cerita menarik dalam perjalanan menuju atlet kelas dunia. Hal itu seperti yang dialami Jonatan Christie.

Belakangan ini, Jonatan Christie membagikan pengalaman terburuk selama mengikuti turnamen badminton.

Namun pengalaman itu menjadi pengalaman berharga bagi Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie.

Jojo bercerita, pengalaman terburuk itu sewaktu ia meniti karir menjadi seorang atlet bulu tangkis.

Saat itu ia mendapat kesempatan mengikuti turnamen di Eropa. Dan, turnamen itu merupakan pengalaman pertama bagi Jojo ke Eropa.

"Dikirim tanding ke eropa, jet lag dan lain-lain," kata Jojo, dikutip dari YouTube Kompas TV pada Kamis (28/3/2024) pagi.

Kala itu Jojo belum pernah merasakan apa itu jet lag. Di dunia medis, jet lag merupakan gangguan tidur.

Biasanya timbul pasca melakukan perjalanan jarak jauh dengan naik pesawat dan melewati zona waktu yang berbeda.

Jojo merasakan hal itu, tapi ia tidak menyadari kalau rasa kantuk saat mengikuti turnamen badminton di Eropa itu adalah jet lag.

"Ngantuk tidur. Waktu itu, tanding 2-3 kali," ucap suami Shania Junianantha itu.

Lantaran tidur, Jojo menjadi terlambat mengikuti pertandingan, sehingga ia dianggap walk out (WO).

"Tidur, pas bangun ini sudah harus main," ujarnya.

Kecewa yang dirasakan Jojo waktu itu, ia merasa usahanya waktu itu berakhir sia-sia. Kekecewaan itu membuat Jojo meneteskan air mata.

"Sampai nangis sih, udah jauh-jauh datang ke Eropa," ungkap Jojo.

Dari pengalaman itu, pria kelahiran 1997 itu pun memetik hikmah dari kesalahan tersebut.

Ia menyadari bahwa bagi atlet bulu tangkis perlu mewaspadai jet leg ketika mengikuti pertandingan di luar negeri.

"Ya itu, karena saya nggak pengetahuan jet leg, jadi yaudah pulang tidur, dan nggak boleh main. Udah waktunya tanding, tapi nggak dateng," ujarnya.

Kini, atlet yang pernah melakukan kesalahan sepele namun mengecewakan itu telah mengukir sejarah Indonesia di turnamen All England Open 2024.

Jojo atau Jonatan Christie berhasil menjadi juara 1 All England Open 2024 usai mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#jonathan christie #eropa #jojo