NASIONAL - Muhammad Iqbal Gwijangge, lahir pada 29 Agustus 2006 telah menjelma menjadi salah satu pemain muda bersinar di sepak bola Indonesia.
Bek tengah berusia 17 tahun menunjukkan penampilan impresifnya baik di level klub maupun tim nasional.
Saat ini, Iqbal menjadi pilar utama di lini belakang PS Barito Putera U-20. Postur tubuhnya yang menjulang tinggi (1,85 meter) membuatnya sangat efektif dalam memenangkan duel udara dan menguasai area pertahanan.
Selain itu, kemampuannya dalam membaca permainan, melakukan tekel bersih, serta mengawali serangan dari belakang membuatnya menjadi bek tengah yang tangguh.
Kemampuan luar biasa Iqbal semakin terlihat saat ia dipercaya memperkuat Timnas Indonesia U-19 di ajang AFF U-19 2024. Dengan ketenangan yang luar biasa, Iqbal mampu tampil konsisten dan menjadi benteng pertahanan yang kokoh bagi tim Garuda Muda.
Selain piawai dalam bertahan, Iqbal juga memiliki kemampuan mencetak gol yang sangat baik. Di turnamen tersebut, ia berhasil membukukan 3 gol dan menyamai torehan gol dua rekan setimnya di timnas yaitu Jens Raven dan Kadek Arel.
Keberhasilan Iqbal di level junior telah menarik perhatian banyak klub besar di Indonesia. Nilai pasarnya yang mencapai Rp.869,08 juta (data Transfermarkt) menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki pemain muda ini.
Banyak pengamat sepak bola Indonesia yang optimis bahwa Iqbal akan menjadi salah satu bek tengah terbaik di masa depan.
Dengan usia yang masih sangat muda, Iqbal Gwijangge masih memiliki banyak waktu untuk berkembang dan meningkatkan kemampuannya.
Meskipun telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, Iqbal masih perlu bekerja keras untuk mencapai puncak karirnya.
Persaingan di level senior akan jauh lebih ketat, dan ia harus terus belajar dan beradaptasi dengan gaya bermain yang berbeda.
Selain itu, menjaga kebugaran fisik dan mental juga menjadi hal yang sangat penting bagi seorang pemain muda yang sedang berusaha meniti karirnya di sepak bola.***
Tentang Penulis:
Nama: Fadzil Muhammad Noor.
Jurusan: Komunikasi dan Penyiran Islam.
Fakultas: Ushuluddin Adab dan Dakwah.
Kampus: UIN Tulungagung.
Mahasiswa PKL
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra