Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Intel Akhirnya Umumkan Solusi untuk masalah CPU Crash dan Ketidakstabilan

Henny Surya Akbar Purna Putra • Selasa, 6 Agustus 2024 | 19:26 WIB
CPU crash
CPU crash

NASIONAL - Intel telah mengumumkan bahwa mereka akhirnya menemukan penyebab utama dari masalah crash yang mempengaruhi CPU mereka.

Perusahaan berencana untuk merilis pembaruan mikro kode pada pertengahan Agustus, menandai akhir dari masalah panjang yang dimulai dengan laporan sporadis mengenai crash CPU pada Desember 2022 dan memuncak pada akhir 2023.

Tanggapan Intel ini menyusul keluhan yang meningkat tentang masalah yang menyebabkan PC mengalami crash atau BSOD secara tiba-tiba selama bermain game dan beban kerja lainnya dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, perlu dicatat bahwa pembaruan mikro kode ini tidak akan memperbaiki CPU yang sudah terpengaruh.

Intel juga mengonfirmasi adanya masalah terkait oksidasi pada proses 7nm mereka, tetapi menyatakan bahwa masalah tersebut telah diperbaiki pada tahun 2023 dan tidak berkontribusi pada kegagalan yang terjadi.

Penasihat Intel menjelaskan bahwa ketidakstabilan yang terus-menerus disebabkan oleh kesalahan dalam kode mikro CPU.

Kesalahan ini menyebabkan CPU meminta tegangan yang terlalu tinggi, membuat prosesor beroperasi di luar batas amannya.'

Intel saat ini sedang memvalidasi patch untuk kode mikro yang diharapkan dapat mengatasi masalah ini, dengan rilis dijadwalkan pada pertengahan Agustus.

Pembaruan ini akan tersedia melalui pembaruan BIOS dari produsen motherboard serta pembaruan Windows, sehingga ketersediaannya untuk pengguna akhir bisa bervariasi.

Bug ini telah menyebabkan degradasi permanen pada prosesor yang terpengaruh.

Meskipun patch kode mikro tidak akan memperbaiki prosesor yang sudah mengalami crash, patch ini diharapkan dapat mencegah masalah pada prosesor yang belum terpengaruh.

 

 

 

Saat ini belum jelas apakah CPU yang terkena tegangan berlebihan telah mengalami degradasi atau kerusakan yang belum terlihat, yang mungkin tidak menyebabkan crash saat ini tetapi bisa mengakibatkan kesalahan atau crash di masa depan.

Intel menyarankan semua pelanggan yang mengalami masalah untuk menghubungi layanan dukungan pelanggan mereka.

Karena pembaruan kode mikro tidak akan memperbaiki prosesor yang sudah terkena dampak, perusahaan akan terus memberikan penggantian.

Intel berkomitmen untuk menyediakan RMA (Return Merchandise Authorization) bagi semua pelanggan yang terpengaruh.***

 

 

 


Tentang Penulis

Mahasiswa PKL

Nama: Muhammad fahrish maulana
Jurusan: Informatika
Fakultas: Sains & Teknologi 
Kampus: UBHI

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#intel #CPU