TULUNGAGUNG - Renang merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) resmi yang dipertandingkan di berbagai event kejuaraan baik itu tingkat kabupaten/kota, regional, nasional bahkan internasional. Bahkan, renang juga bisa digabungkan dua olahraga sekaligus yakni lari dan sepeda atau lebih dikenal triathlon.
Pada PON XXI 2024 yang digelar di Aceh beberapa waktu lalu Kabupaten Tulungagung menyumbang dua emas untuk Provinsi Jawa Timur yakni atas nama Binta Erlen Salsabela dan Muhammad Noval Ashidiq
Melihat kondisi tersebut maka tidak salah jika cabor renang harus terus digenjot di Kabupaten Tulungagung. Untuk mengenjot cabor renang ini tidak hanya sepihak dari Pemkab Tulungagung, tapi pihak swasta pun harus terlibat selain klub-klub renang.
Salah satu pihak swasta yang mulai mengenjot agar cabor renang semakin diminati masyarakat Kabupaten Tulungagung khususnya anak-anak dan remaja adalah Rifqi Firmansyah, owner Vidia Tirta. Vidia Tirta merupakan kolam renang berstandar nasional yang bisa dipakai pertandingan renang dan sementara ini masih satu-satu di Kabupaten Tulungagung. “Sementara ini Vidia Tirta masih satu-satu kolam renang yang bisa dipakai pertandingan,” ungkap Owner Vidia Tirta Rifqi Firmasyah.
Rifqi Firmansyah mengatakan, pihaknya menggelar event Vidia Tirta Cup selama dua hari yakni 28-29 September ini bertujuan mencari bibit unggul yang mungkin bisa diorbitkan menjadi atlet renang. Event Vidia Tirta Cup ini baru kali pertama digelar dan merebutkan piala bergilir. “Tahun ini merupakan volume 1 Vidia Tirta Cup, Insyaallah tahun depan bisa menggelar volume 2,” katanya.
Event Vidia Tirta Cup merupakan pertandingan renang cukup bergengsi karena pesertanya tidak hanya dari Tulungagung tapi se Jatim. Sesuai data, lanjut Rifqi Firmansyah, ada 41 club yang ikut Vidia Tirta Cup. “Semoga tahun depan lebih banyak club yang ikut,” ujarnya. Karena, semakin banyak club yang ikut otomatis akan banyak atlet yang bertanding. Sehingga sesama atlet dan club memiliki jiwa kompetisi dan ini tentu akan menelurkan atlet-atlet unggulan baik itu dari Tulungagung dan wilayah sekitar Tulungagung.
Rifqi menambahkan, pada perlombaan ini ada lima kategori kelompok umur (KU). Yakni KU I (6 tahun dan di atasnya), KU II (14-15 tahun), KU III (12-13 tahun), KU IV (10-11 tahun) dan KU V (9 tahun dan sebelumnya).
Hal senada juga diungkapkan Sekda Tulungagung Tria Hariadi. Menurut dia, ada event Vidia Tirta Cup ini diharapkan bisa mencetak bibit unggul atlet renang di Tulungagung. “Perlombaan ini tentu juga mengasah agar atlet-atlet renang Tulungagung bisa memiliki mental juara, selain itu event ini sebagai persiapan menghadapi Popda 2024 di Bangkalan pada November mendatang,” katanya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana