Trenggalek– Tidak salah jika cabang olahraga pencak silat menjadi andalan di Bumi Menak Sopal. Pasalnya, sementara ini cabor tersebut berhasil memenuhi target pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2024 yang berlangsung di Bangkalan.
Cabor Pencak silat menjadi satu-satunya yang telah menyelesaikan pertandingan pada 21 hingga 26 Oktober lalu. Sebab cabor lainnya dimungkinkan baru mulai pertandingan pada awal bulan ini.
Dalam ajang tersebut, tim pencak silat Trenggalek menurunkan total 16 atlet yang terdiri atas delapan atlet putra dan delapan atlet putri. “Syukurlah dari jumlah atlet yang turun itu, tujuh atlet berhasil melaju hingga babak semifinal dan final, dan menyumbangkan medali bagi kontingen Trenggalek,“ ungkap Kabid Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek Joko Purwito.
Dari ketujuh medali tersebut, dua di antaranya merupakan medali emas yang disumbangkan oleh Muhammad Ramadhani di kelas tanding E putra, dan Lexa Avrilia Purnama di kelas tanding H putri. Selain itu, lima medali perunggu berhasil diraih oleh atlet-atlet putri dan putra Trenggalek.
“Untuk medali perunggu ada yang berhasil diraih dari kategori tanding dan seni, “katanya.
Mereka yang mampu menyumbang medali adalah Galuh Ajeng Sekar Nastiti di kelas tanding A putri, Kirania Bintang Sandya Mecca di kelas tanding C putri, Yudha Pratama di kelas tanding F putra, Tanjung Greysia Putri Nerazzuri di kelas tanding F putri, dan Tevy Chelsia Frudiani di kelas tunggal seni putri. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan pencak silat di Trenggalek telah berjalan dengan baik.
Dengan keberhasilan tersebut, Kabupaten Trenggalek telah menunjukkan kiprahnya dalam menyumbangkan medali untuk ajang olahraga bergengsi POPDA Jatim 2024, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan atlet muda di masa mendatang.”Keberhasilan ini tentu membuktikan bahwa pembinaan atlet pencak silat di Trenggalek semakin berkembang. Ini adalah hasil kerja keras dari para atlet, pelatih, dan seluruh tim. Kami akan terus meningkatkan pembinaan agar pada POPDA berikutnya di tahun 2026, prestasi yang diraih bisa lebih baik lagi," jelas pria yang hobi sepak bola tersebut. (jaz/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa