Trenggalek– Persiga Trenggalek harus terus berbenah demi menghadapi Liga 4 mendatang. Pasalnya, dalam mempersiapkan Liga 4 Jawa Timur Laskar Gajah Putih harus menghadapi ujian berat setelah kalah tipis 0-1 dari kesebelasan Nganjuk Ladang FC. Tak ayal, pertandingan yang dihelat di Stadion Anjuk Ladang, pada Sabtu (28/12), tersebut menjadi pelajaran berharga bagi skuad asuhan Mursyid Efendi.
Itu terlihat dalam jalannya babak pertama berjalan dengan intensitas tinggi. Persiga beberapa kali menciptakan peluang emas, namun gagal mengkonversinya menjadi gol. Malang bagi mereka, di menit ke-46, serangan balik cepat Nganjuk membuahkan gol yang membawa keunggulan bagi tuan rumah.
“Pertandingan sebenarnya cukup seimbang, tapi anak-anak lengah di akhir babak pertama. Itu yang jadi celah untuk lawan,” ungkap official Persiga Trenggalek, Bima Romadhani.
Memasuki babak kedua, Persiga tampil lebih agresif. Usaha membangun serangan melalui umpan-umpan pendek terus dilakukan, namun dewi fortuna belum berpihak. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap tidak berubah. Dengan hasil tersebut menjadikan efaluasi tinggi bagi tim pelatih agar bisa berbicara banyak dalam kompetisi Liga 4 mendatang.
” Kami harus memperbaiki kematangan dan ketenangan pemain, terutama saat menghadapi situasi tekanan,” katanya.
Selain itu, manajemen juga menyoroti tentang perbedaan waktu pertandingan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi performa tim. Jika sebelumnya Persiga bermain sore melawan Persepon Ponorogo, kali ini mereka harus bermain pagi melawan Nganjuk. Sehingga para pemain masih perlu adaptasi dengan jadwal pertandingan. Sehingga kekalahan tersebut akan menjadi pengalaman berharga.
Meski kalah, Persiga tetap optimistis menatap Liga 4 Jawa Timur. Dengan tambahan pemain dari luar Trenggalek, mereka menargetkan lolos dari fase Grup K dan melaju ke babak selanjutnya. Diharapkan langkah berikutnya membawa hasil yang lebih baik untuk Persiga Trenggalek. Dengan kerja keras dan evaluasi mendalam, mimpi untuk melangkah lebih jauh di Liga 4 tetap membara. “Kami yakin dengan persiapan yang lebih matang, peluang lolos fase grup cukup besar. Semangat tim harus terus dijaga,” jelas Bima. (jaz/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa