Trenggalek- Persiga Trenggalek harus menelan kekalahan pada laga perdana Liga 4 Zona Jawa Timur, Senin (6/1). Melawan Persenga Nganjuk, anak asuh Mursyid Effendi dilumat dengan skor telak 1-3. Bermain di Stadion Canda Bhirawa, Kabupaten Kediri, Persiga Trenggalek harus kebobolan di awal pertandingan.
Belum genap satu menit pertandingan berjalan, pemain Persenga, berhasil membobol gawang Persiga Trenggalek. Berawal dari tendangan bebas, antisipasi tandukan yang salah dari pemain belakang Persiga membuat bola jatuh di depan pemain Persenga, Bagas. Bagas pun langsung menyambar bola tersebut dan membuka gol untuk Persenga Nganjuk.
Krisna Bayu dan kawan-kawan kembali kebobolan pada menit ke-15. Gol terjadi lewat tendangan bebas pemain Persenga nomor punggung 23, Sujatmiko. Kerasnya tendangan gagal diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Persiga, Shodikul.
“Bola yang memantul ke tanah tidak bisa diselamatkan oleh Shodikul sehingga skor untuk Persenga bertambah 2 gol,” ujar Pelatih Kepala Persiga Renggalek, Mursyid Effendi.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, tim kebanggaan masyarakat Trenggalek harus kebobolan untuk kali ketiga. Lewat kerjasama yang apik di sisi kanan pertahanan Persiga, anak asuh Wawan berhasil menambah pundi-pundi gol lewat sepakan Bagas pada menit ke-37. Persenga unggul tiga gol.
Gol Persiga Trenggalek baru tercipta pada menit ke-44. Umpan yang apik dari pemain belakang Persiga jatuh tepat di kaki Muhammad Fikri Ramadan. Pemain nomor punggung 14 tersebut berhasil menembus pertahanan Persenga Nganjuk dengan solorun-nya dan berhasil membobol gawang Persenga untuk memperkecil ketertinggalan Persiga menjadi 3-1. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Persiga memulai pertandingan dengan memasukan pemain nomor punggung 12 dan mengeluarkan pemain nomor punggung 6, Ridhotul. Sedangkan Persenga Nganjuk tetap pada komposisi pemain pada babak pertama.
Pertandingan pada babak kedua berlangsung ketat. Kedua tim saling jual beli serangan. Benturan antar pemain dan pelanggaran berulang kali terjadi. Beberapa peluang pun juga diciptakan oleh kedua kesebelasan. Namun sayang, hingga peluit tanda akhir pertandingan ditiup wasit, skor 3-1 untuk kemenangan Persenga Nganjuk tidak berubah. (jaz/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa