RADAR TULUNGAGUNG - Saat ini gaya hidup sehat tidak hanya dilakukan pada generasi X tetapi gen Z juga melakukan hal yang sama.
Salah satunya berolahraga, dan olahraga yang dipilih pun sangat mudah yakni olahraga lari.
Baca Juga: Berikut Gunung di Jawa Timur yang Jadi Idaman Pendaki, Nomor 6 Memiliki Kaldera Besar
Kenapa lari? Karena salah satu olahraga tertua di dunia ini bisa dilakukan oleh siapapun tanpa ada batasan genre dan usia.
Selain itu, tidak butuh modal yang besar ketika mengawali olahraga lari. Oleh sebab itu tidak heran jika saat ini olahraga lari masih ngetrend di 2025.
Baca Juga: Gagal Gelar Car Free Night, Dinkop UM Tulungagung Wacanakan Agenda Ini di 2025
Dampak olahraga lari selain membuat badan sehat dan bugar, ternyata juga berdampak positif pada sektor perekonomian masyarakat.
Hal diungkapkan Rheza Akbar, running entushias Tulungagung.
Menurut dia, olahraga lari membawa dampak positif di sektor perekonomian, saat ini olahraga lari sedang tren naik daun.
Baca Juga: Kejadian Lucu Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, Tulungagung Perdana di Al Azhaar
Kondisi ini otomatis akan meningkatkan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan lari salah satu event.
Cukup banyak masyarakat saat ini senang mengikuti race atau event lari yang digelar di berbagai kota.
“Entah itu event lari road atau trail run, dan hampir semua event tersebut laris manis diserbu penggemar olahraga lari di tanah air termasuk di Tulungagung,” ujarnya.
Sering banyak event di daerah tersebut, maka dipastikan akan terjadi perputaran uang atau ekonomi di kota itu.
Karena, saat event berlangsung akan banyak pedagang kecil atau UMKM termasuk kamar hotel atau okupansi meningkat.
“Selain itu, tidak ketinggalan dengan banyaknya kedai kopi atau café yang menjadi rujukan tempat berkumpul setelah berlari baik sendiri maupun dengan komunitas,” katanya.
Baca Juga: Tak Hanya PMK, Peternak di Tulungagung Wajib Waspadai Penyakit Lain di Musim Penghujan
Pandemi Covid-19 sudah berlalu sekitar empat tahun lalu, kondisi tersebut membuat semua berubah.
Lifestyle atau gaya hidup masyarakat juga berubah. Mereka ramai-rarmai mengubah perilaku untuk lebih sehat lagi. Mereka mulai mengerti betapa pentingnya kesehatan itu.
Indikasinya, olahraga semakin meningkat khususnya olahraga lari.
Baca Juga: Pasar di Tulungagung Ini Bagaikan Aviary Irfan Hakim, Kicau Mania Wajib Mampir
Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah masyarakat yang berlari saat pagi maupun sore di sekitar kawasan kota.
Antusiasme yang tinggi ini banyak memunculkan komunitas lari di berbagai kota bahkan sudah menjadi lazim ada beberapa komunitas di satu kota.
Fenomena meningkatnya jumlah penggemar olahraga lari semakin meningkat dari usia pelajar hingga usia master (40+).
Bahkan ini menjadi salah satu pilihan utama bagi sebagian masyarakat yang ingin menerapkan gaya hidup sehat di tengah padatnya aktivitas pekerjaan dan tekanan kehidupan modern. ***
Editor : Dharaka R. Perdana