Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Trail Running Lagi Naik Daun, Ternyata Ini yang Berbeda Dibanding Lari pada Umumnya

Andrian Sunaryo • Senin, 13 Januari 2025 | 05:17 WIB

Rheza Akbar mengikuti salah satu event trail run beberapa waktu lalu. (DOK PRIBADI RHEZA AKBAR)
Rheza Akbar mengikuti salah satu event trail run beberapa waktu lalu. (DOK PRIBADI RHEZA AKBAR)

RADAR TULUNGAGUNG - Bagi pelari hampir dipastikan sebagian besar dari mereka mengetahui bahwa lari dibagi dua.

Yakni lari di jalan raya (road running) dan kedua lari lintas alam atau lebih dikenal trail running. 

Dan jenis lari kedua ini sekarang menjadi salah satu kegiatan olahraga populer bahkan sedang naik daun.

Baca Juga: Diduga 10 Hari Meninggal, Lasian di Desa Sobontoro Tulungagung Ditemukan dalam Kondisi Membusuk Dipenuhi Belatung

Trail run merupakan olahraga lari yang dikombinasi dengan alam.

Menurut Rheza Akbar ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Tulungagung, sesuai dengan namanya, trail running tidak sepenuhnya dilakukan di lintasan maupun pada trek aspal perkotaan seperti umumnya lari. 

Pada dasarnya merupakan aktivitas lari yang dilakukan di berbagai kondisi medan. Trek melewati pedesaan, perbukitan, variasi jalan makadam cor bahkan dengan medan di pasir pantai.

Baca Juga: Penjualan Daging Sapi di Tulungagung Ikut Terdampak PMK, Harga Tak Naik, Tapi .....

“Sehingga, trail running juga biasa disebut sebagai lari lintas alam dengan pelaku kegiatan lari ini jamak disebut trail runner,” ungkapnya. 

Rheza Akbar mengatakan, di olahraga trail running ada banyak variasi medan yang dilalui, seperti tanjakan maupun turunan yang relatif curam dan licin.

Bahkan juga terkadang trek yang cukup menantang dengan melewati jalur pendakian gunung.

Baca Juga: Cegah Penyebaran PMK Lebih Masif, Ini Langkah yang Diambil Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung

Meski demikan, lanjut Rheza Akbar, popularitas trail running beberapa tahun ini meningkat pesat di Indonesia khususnya di Tulungagung penggemar trail running makin menggila.

Kenapa itu bisa terjadi? Sebab untuk mengikuti trail running masyarakat yang masih awam pun dengan mudah ikut.

“Apalagi ada beberapa lokasi di Tulungagung yang mendukung untuk trail running dan lokasinya cukup terjangkau dari tempat tinggal. Pun dengan kondisi geografis Indonesia yang sangat mendukung untuk olahraga ini,” jelasnya. 

Rheza Akbar menuturkan, atensi peserta setiap tahunnya selalu meningkat bahkan hingga mencapai ribuan peserta terdaftar.

Baca Juga: Kisah Mbah Dunuk, Manusia Tertua di Tulungagung Berusia 150 Tahun

Ditambah lagi banyaknya pilihan kategori dari 5 kilometer hingga jarak ratusan kilometer menjadi hal yang cukup menarik untuk peserta upgrade kategori.

Apalagi, dengan kondisi medan di mana pada trail running pada kategori yang sama medan dan pengalaman akan berbeda tergantung dari lokasi lomba.

“Kondisi ini menjadi sebuah keuntungan dan menjadi padu padan dengan program eco tourism di mana olahraga ini menjadi sejalan,”  ujarnyaa

Baca Juga: Dugaan Kasus Korupsi di Desa Tanggung Tulungagung Segera Masuk Tahap Dua

Rheza Akbar mengatakan, semakin hari, para penikmat trail run pun dimanjakan dengan banyaknya event yang hadir di tengah masyarakat.

Baik yang ditujukan untuk trail runner pemula hingga berpengalaman.

Sebut saja Coast to Coast Night Trail Ultra yang identik dengan berlari di pantai selatan DI Jogjakarta Ataupun Siksorogo Lawu Ultra di sekitar Gunung Lawu dan lain sebagainya.

Baca Juga: Laka Bus Umum di Tulungagung Menurun, PO Harapan Jaya dan PO Bagong Sumbang Laka Terbanyak di Tahun 2024

Rheza Akbar menambahkan, perbedaan ini membuat trail running menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari tantangan baru dalam berolahraga.

“Selain memberikan pengalaman yang berbeda, trail run juga menawarkan manfaat kesehatan yang lebih menyeluruh karena melibatkan lebih banyak kelompok otot dan kemampuan adaptasi tubuh,” tuturnya. ***

 

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#trail running #tantangan #alam #lintas alam #running #Run