Nyatanya banyak atlet Indonesia yang telah berkarir diluar negeri.
Bukan tidak ada alasan mengapa mereka sampai dipanggil keluar negeri, mereka sangat pantas untuk dibanggakan.
Berikut adalah beberapa atlet yang berkarir diluar negeri.
Dio Zulfikri
Dio mengawali karirnya pada di Proliga 2013 bersama dengan klub BNI46 sebagai setter cadangan.
Pemain berusia 28 tahun ini mendapat MVP pada turnamen bola voli LIVOLI 2024 pada bulan September 2024 kemarin.
Hal ini membawanya untuk bersinar bersama klub dari Kamboja bernama Bodyguard Headquarters.
Berkat kelihaiannya, ia berhasil membawa klub tersebut meraih posisi pertama pada Techno Volleyball Cambodia League bersama dengan Doni Haryono.
Fahri Septian
Pemain kelahiran Bantul Yogyakarta ini mengawali karirnya pada klub bola voli bentukan dari PBVSI bernama Jakarta garuda di Proliga 2019.
Namun sayangnya, belum banyak yang mengenal dia saat itu.
Fahri Septian mulai dikenal oleh publik ketika namanya muncul pada Proliga tahun 2022.
Kemudian pemain berposisi outside hitter ini semakin bersinar ketika dia mulai dilirik oleh klub internasional dari Bulgaria, yaitu SKV Montana di 2023.
Farhan Halim
Farhan mengawali karirnya diklub Jakarta Pertamina Energi di Proliga 2018 dengan posisi outside hitter.
Namanya langsung bersinar dan menjadikannya bergabung dengan klub asal Dubai, Hatta Club Dubai 2020.
Pada 2023 ia dikontrak oleh klub Thailand bernama Nakhon Ratchasima Huione QminC dan memperoleh penghargaan sebagai best server.
Doni Haryono
Pria berumur 25 tahun ini mengawali karirnya pada Proliga 2015 mewakili tim Bekasi BVN.
Namanya terus dikenal begitu juga bakatnya yang semakin diasah, membuatnya memberanikan diri bergabung dengan klub al-Nasheer pada Bahrain League 2020.
Kemudian disepanjang tahun 2023 dia mengikuti 3 turnamen tinggi di Jepang bersama dengan klub VC Nagano.
Saat ini, doni sedang bergabung dengan klub yang sama dengan Farhan Halim yaitu Nakhon Ratchasima dalam Thailand League 2024
Rivan Nurmulki
Rivan tumbuh bersama dengan Surabaya Bhayangkara Samator sejak Proliga 2013-2020.
Beberapa kali beliau mendapat gelar MVP Proliga.
Berkat penampilannya yang gemilang ia dilirik oleh klub asal Thailand yaitu Nakhon Ratchasima The Mall pada tahun 2018-2019 dan mendapat gelar MVP.
Tak berselang lama, Rivan kembali memenuhi panggilan dari klub VC Nagano untuk bermain di Japanese Emperor’s Cup.
Tahun ini Rivan kembali bergabung dengan klub Jepang yaitu Wolfdogs Nagoya diliga Japanese Emperor’s Cup 2025.
Megawati
Megawati mengawali prestasi gemilangnya bersama dengan Jakarta Pertamina Energi di Proliga 2014.
Kemudian di tahun 2020 dia bergabung dengan Supreme Chonburi-E.tech Thailand pada Thailand League.
Setelah berhasil di Thailand, ia mulai menjajaki liga Vietnam League 2021-2022 bersama dengan klub Ha Phu Thanh Hoa.
Tahun 2024 menjadi tahun yang paling gemilang bagi pemain berposisi opposite hitter ini.
Bersama dengan Daejeon Junkwanjang Red Sparks, nama Megawati begitu dikenal oleh masyarakat Korea.
Hadirnya Megawati membawa kemajuan bagi Red Sparks, dan kembali mengontraknya ditahun 2025.
Semoga dengan adanya pemain-pemain ini menginspirasi lebih banyak atlet lain untuk memberanikan diri berlaga diluar negeri.(Vivi)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz