Radar Tulungagung – Meski belum melalui tahapan Pra Porprov 2025, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mematok target tinggi untuk cabang olahraga (cabor) sepak bola di Porprov IX Jatim tahun ini.
Dalam beberapa waktu terkahir, sejumlah cabor sudah mengikuti tahapan pra porprov. Termasuk di antaranya cabor futsal.
“Yang jelas futsal putra-putri sudah lolos mengikuti Porprov,” ujarnya.
Meski tak merici waktu pelaksanaan, cabor sepak bola wakil Tulungagung juga harus bersiap melakoni kualifikasi jelang porprov.
“Tinggal nanti sepak bola akan dilaksanakan pra porprov. Mudah-mudahan, mohon doanya agar supaya sepak bola di Kabupaten Tulungagung bisa mengikuti porprov,” ujar Baharudin.
Laki-laki yang juga menjabat sebagai Ketua Askab PSSI Tulungagung ini menegaskan, pemkab mentargetkan perolehan medali emas bagi cabor futsal dan sepak bola.
“Target ya tetap emas,” tegasnya.
Meski begitu, dia menilai baik pemkab dan KONI tetap harus realistis. Sebab, hal ini berkaitan dengan kondisi kesiapan masing-masing cabor dan faktor teknis lain, seperti halnya soal anggaran.
Politikus Partai Gerindra ini mengungkapkan bahwa, futsal kategori perempuan jadi salah satu cabor yang bisa diandalkan untuk menyabet medali emas di multievent tahun ini.
“Yang kita punya kesempatan itu di futsal perempuan. Aletik nggak bisa,” sebutnya.
Untuk diketahui, tahun KONI Tulungagung dijatah anggaran sekitar Rp 4,5 miliar (M). Lalu, 2,5 M diantaranya dimanfaatkan untuk keperluan Porprov IX Jatim, termasuk reward alias bonus bagi atlet peraih medali.
Secara umum, kontingen Tulungagung ditarget masuk di peringkat 20 besar Porporv IX Jatim di tahun ini.
Itu artinya, kontingen Tulungagung harus meraih setidaknya 45 medali. Patut diingat, Dispora Tulungagung juga menginstruksikan jajaran KONI untuk menyabet paling sedikit 15 medali emas di tahun ini.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra