TULUNGAGUNG – Paris Saint-Germain (PSG) meraih trofi Liga Champions pertamanya usai mempermalukan Inter Milan di final dengan skor telak 5-0 pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.
Ada deretan fakta dan sejarah yang diukir oleh PSG di laga final Liga Champions yang digelar di Allianz Arena, Munich, Jerman, ini.
5 Fakta PSG Juara Liga Champions 2024/2025:
1. Kemenangan dengan Selisih Gol Terbesar di Final
Kemenagan PSG atas Inter Milan dengan skor 5-0 di final Liga Champions jadi kemenangan dengan selisih gol terbesar di partai final.
Baca Juga: Kandungan Emas di Tulungagung Pernah Diteliti PT Antam, Ahli Geologi Ungkap Hasilnya dan Beri Pemaparan secara Ilmiah
2. Trofi Pertama
Kemenangan ini juga menandai kali pertama PSG meraih gelar juara Liga Champions.
Pencapaian terbaik klub yang bermarkas di Kota Paris ini di Liga Champions sebelumnya adalah mencapai babak final pada musim 2019-2020.
Sayangnya, saat itu PSG gagal juara kala itu karena kalah di final oleh Bayern Menchen.
3. Klub Kedua Prancis Juara Liga Champions
PSG jadi klub kedua Prancis yang juara Liga Champions. Sebelumnya, ada Olympique Marseille yang jadi satu-satunya wakil Prancis yang menjuarai Liga Champions.
Baca Juga: Kejurprov Catur Jatim 2025 di Tulungagung Sukses, Pengprov Percasi Jatim: Layak Gelar Kejurnas Tahun Depan
4. Final di Munich Selalu Hadirkan Juara Baru
Final Liga Champions di Kota Munich selalu menghadirkan juara baru. Sebelumnya, sudah ada empat tim yang mengangkat final Liga Champions di Munich.
Yaitu, Nottingham Forrest pada musim 1978/1979, Marseille pada musim 1992/1993, Borussia Dortmund pada musim 1996-/1997, dan Chelsea pada 2011/2012.
5. Luis Enrique Samai Rekor Pep Guardiola
Juru taktik PSG, Luis Enrique, menyamai rekor Pep Guardiola. Yaitu, menjadi pelatih Spanyol yang juara di dua klub berbeda di Liga Champions.
Sebelumnya, Enrique membawa Barcelona juara Liga Champions pada musim 2014-2015.
Sedangkan, Guardiola membawa Manchester City dan Barcelona juara Liga Champions. Bahkan, bersama Barcelona, dia persembahkan dua gelar, yakni pada musim 2010/2011 dan 2008/2009.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra