Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Preview Timnas Indonesia Vs Timnas China, Dua Pemain Kunci Terkena Akumulasi Kartu, Kabar Baru dari China

Galang Akbar Wibisono • Kamis, 5 Juni 2025 | 21:45 WIB
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tetap jadi tombak pertahanan nanti lawan Timnas China, pada Kamis (5/6/2025).
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tetap jadi tombak pertahanan nanti lawan Timnas China, pada Kamis (5/6/2025).

TULUNGAGUNG - Pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Putaran Ketiga, Timnas Indonesia vs Timnas China  digelar, pada Kamis, (5/6/2025) pada pukul 20.45 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ini merupakan pertemuan kedua antara Timnas Indonesia vs Timnas China. Sebelumnya pertemuan pertama telah terjadi pada 15 Oktober 2024 di ajang yang sama. Namun pada pertemuan pertama yang digelar di Stadion Qingdao, China, Timnas Indonesia kalah dengan skor 2-1.

Pada kesempatan kedua ini, Timnas Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah. Tampil sebagai tuan rumah di depan ribuan penonton juga pasti akan menambah semangat Timnas Indonesia. Ditambah Timnas Indonesia kali ini termotivasi ingin membalas kekalahan atas Timnas China.

Di lain sisi, Timnas China dikabarkan mengalami penurunan mental karena menempati posisi juru kunci di Grup C. Walaupun begitu Timnas China tidak bisa dianggap remeh atau sebelah mata. Timnas China juga masih berpotensi menyulitkan Timnas Indonesia.

Pada pertemuan pertama, pelatih Timnas Indonesia pada saat itu, Shin Tae Yong terlalu meremehkan Timnas China dengan mencoba-coba susunan pemain yang berbeda dari sebelumnya. Alhasil Timnas Indonesia terlalu lengah sampai kalah dengan skor 2-1.

Pada kesempatan kedua ini, pelatih Timnas Indonesia saat ini, Patrick Kluivert tidak mau meremehkan lagi kualitas Timnas China. 

Menurut Patrick Kluivert, Timnas Indonesia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Patrick Kluivert menyatakan bahwa timnya telah melakukan simulasi berbagai kemungkinan di atas lapangan, terutama dalam menghadapi tekanan dan peralihan permainan dari lawan. 

Fokus dan disiplin dalam bertahan menjadi titik perhatian utama dalam strategi Timnas Indonesia kali ini.

"Kami sudah mempersiapkan hal ini. Cara mereka menjaga permainan di lapangan sudah kami perhatikan. Kami mempersiapkan dan mencoba situasi ini di latihan. Kami sadar permainan bisa saja berubah," kata Patrick Kluivert, Kamis (5/6/2025).

Untuk susunan pemain, Timnas Indonesia dipastikan tidak akan diperkuat 3 pemain utamanya, yaitu Maarten Paes, Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen. Paes dan Marselino absen dikarenakan akumulasi 2 kartu kuning, sedangkan Ragnar masih mengalami infeksi pada lututnya.

Di lain sisi, penjaga gawang kedua yang baru saja dinaturalisasi Emil Audero berpotensi debut pada laga melawan Timnas China. Emil dirasa mampu menggantikan posisi Paes karena pengalaman Emil yang sudah lama di sepakbola Italia, yaitu mulai Serie B hingga Serie A.

Untuk susunan pemain bertahan, saya masih mempercayakan starting line up kombinasi antara sang kapten, Jay Idzes dengan Rizky Ridho dan Justin Hubner. Untuk jaga-jaga, di pelapis juga masih ada Mees Hilgers dan Jordi Amat.

Untuk posisi gelandang sayap, di sisi kanan masih difavoritkan untuk Kevin Diks, sedangkan untuk sisi kiri sudah pasti ditempati oleh Calvin Verdonk yang tak tergantikan. Di posisi gelandang sayap ini juga masih banyak pemain lain, seperti Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Dean James.

Untuk posisi gelandang tengah, diperlukan pemain jangkar seperti Joey Pelupessy yang mempunyai atribut bertahan baik lalu dikombinasikan dengan pemain orkestrator seperti Thom Haye yang mempunyai atribut umpan yang akurat.

Kalaupun ingin menggunakan gelandang box-to-box, Timnas Indonesia masih mempunyai pemain yang mempunyai stamina dan daya juang tinggi, seperti Nathan Tjoe-A-On, Ricky kambuaya, Sayuri bersaudara, dan Ivar Jenner.

Untuk posisi penyerang, Ole Romeny masih difavoritkan menjadi ujung tombak. Terlebih pada 2 pertandingan sebelumnya Ole Romeny telah mencetak 2 gol pada saat melawan Timnas Australia dan Timnas Bahrain.

Untuk penyerang lainnya, Egy Maulana dirasa layak bermain dari awal, mengingat Egy bermain cukup bagus di klubnya Dewa United. Untuk menemani Ole dan Egy, pemain veteran Stefano Lilipaly juga patut dicoba.

Pada laga melawan Timnas China nanti, Timnas Indonesia diprediksi akan bermain menunggu dan bertahan lalu mengandalkan serangan balik. Taktik ini dirasa berguna mengingat taktik ini juga digunakan saat mengalahkan Timnas Bahrain.

Walaupun Patrick Kluivert menganut taktik Total Football, taktik seperti ini sangat tidak cocok dengan pemain Timnas Indonesia. Timnas Indonesia sempat kalah telak dari Timnas Australia dengan skor 5-1 ketika menggunakan taktik ini.

Pemain Timnas Indonesia, terutama penyerang juga harus memanfaatkan finishing atau penyelesaian akhir di depan gawang lawan secara klinis. Selain itu semua pemain juga harus siap dan berani duel man to man dengan Timnas China yang mengandalkan fisiknya.

Dan yang paling utama, pengambilan keputusan juga harus tepat. Sekali melakukan kesalahan pasti akan langsung berdampak ke pertandingan. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Timnas Indonesia #patrick kluivert #kualifikasi piala dunia 2026 #Timnas China