JAKARTA-Turnamen pramusim sepak bola bergengsi di Indonesia, Piala Presiden 2025, resmi diselenggarakan pada awal Juli 2025 dengan laga pembuka di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dilanjutkan ke Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Baca Juga: Wabup Ahmad Baharudin Target Cabor Sepak Bola Tulungagung Sabet Emas di Porporv IX Jatim
Dalam edisi tahun ini, Piala Presiden 2025 hadir dengan format baru yang diikuti oleh enam tim, empat klub lokal dan dua undangan dari luar negeri, sebagai langkah memperkuat kompetisi pramusim dan meningkatkan standar klub domestik.
Dilaporkan dari nilai hadiah untuk juara pertama Piala Presiden 2025 dipastikan sebesar Rp 5,5 miliar, naik dari awalnya Rp 5 miliar berdasarkan konferensi pers yang dicatat pihak panitia.
Juara kedua mendapat Rp 3 miliar, juara ketiga Rp 2 miliar, dan peringkat keempat Rp 1 miliar.
Turnamen Piala Presiden 2025 mengalami revisi jadwal resmi.
Berdasarkan informasi terbaru yang lansir sejumlah media nasional, panitia memutuskan bahwa turnamen final akan digelar lebih cepat.
Yakni pada 13 Juli 2025, bukan 28 Juli seperti informasi awal yang sempat beredar.
Revisi jadwal ini juga berdampak pada pertandingan perebutan tempat ketiga, yang kini akan dimainkan pada 12 Juli 2025.
Sementara itu, babak penyisihan grup berlangsung dari 6 hingga 10 Juli 2025, dengan masing-masing grup memainkan tiga pertandingan.
Partai pembuka mempertemukan Persib Bandung vs Port FC di Bandung dan Oxford United vs Tim All Star Liga 1 di Jakarta pada 6 Juli.
Panitia menjelaskan bahwa perubahan jadwal dilakukan untuk menyesuaikan agenda klub-klub peserta serta mempertimbangkan efisiensi logistik dan keamanan pertandingan.
Turnamen Piala Presiden 2025 sendiri hanya diikuti enam tim, terdiri dari empat klub lokal dan dua klub undangan internasional, dalam sistem grup dan langsung ke fase penentuan posisi juara. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah