Mbappé Akan Hadapi Mantan Klubnya, PSG VS Real Madrid: Duel Emosional di Panggung Dunia
Argo Yanuar Pamudyo• Rabu, 9 Juli 2025 | 18:00 WIB
Mbappé Siap Tempur Lawan Mantan Klub
SPORT – Salah satu sorotan terbesar dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 adalah kembalinya Kylian Mbappé pemain Real Madrid menghadapi Paris Saint-Germain (PSG), klub yang membesarkan namanya.
Kini berseragam Real Madrid, penyerang asal Prancis itu akan menjadi ujung tombak Los Blancos saat bertemu mantan rekan setimnya dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung panas di MetLife Stadium, Amerika Serikat.
Pertemuan ini menjadi yang pertama sejak Mbappé resmi hengkang dari PSG ke Real Madrid pada musim panas 2024, mengakhiri saga transfer yang bertahun-tahun menghiasi media. Kini, ia berpeluang menyingkirkan mantan klubnya dari turnamen paling prestisius antar-klub dunia.
Mbappé bukan hanya pemain bintang, tapi juga simbol kejayaan PSG dalam satu dekade terakhir. Selama 7 musim berseragam PSG, ia mencetak lebih dari 200 gol dan mengantar klub menjuarai Liga Prancis serta menembus final Liga Champions.
Kini, ia akan memimpin lini serang Real Madrid dalam formasi andalan Xabi Alonso, berduet dengan Vinícius Jr dan Bellingham. Lawannya? Rekan-rekan lama seperti Neymar, Marquinhos, dan Vitinha yang tentu ingin membuktikan bahwa PSG masih kuat meski tanpa sang bintang.
Kylian Mbappé menjalani karier gemilang bersama Paris Saint-Germain sejak bergabung pada 2017 hingga 2024. Dalam periode tersebut, ia tampil dalam 308 pertandingan, mencetak total 248 gol, dan membantu PSG meraih enam gelar Ligue 1. Ia juga menjadi bagian penting dari skuad yang membawa PSG melaju hingga final Liga Champions Eropa.
Setelah kontraknya bersama PSG berakhir pada Juli 2024, Mbappé resmi bergabung dengan Real Madrid secara gratis. Transfer ini menandai awal baru bagi sang bintang, yang kini menjadi bagian penting dari lini serang Los Blancos di bawah asuhan Xabi Alonso.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kylian Mbappé menyampaikan bahwa laga melawan PSG akan menjadi momen yang emosional baginya. Ia mengungkapkan bahwa PSG merupakan bagian besar dalam perjalanan hidupnya, namun kini ia sepenuhnya fokus membela Real Madrid dan siap memberikan segalanya untuk tim barunya tersebut.
Sementara itu, pelatih PSG, Luis Enrique, menegaskan bahwa timnya tidak akan terpaku pada satu pemain saja. Ia menyatakan bahwa meskipun mereka menghormati Mbappé, fokus utama PSG tetap pada permainan kolektif karena mereka datang dengan tekad untuk menang.
Pertandingan PSG vs Real Madrid bukan hanya tentang dua klub besar, tapi juga tentang drama personal antara Kylian Mbappé dan masa lalunya. Ini bukan sekadar semifinal. ini adalah ajang pembuktian. Apakah Mbappé akan menjelma jadi mimpi buruk bagi mantan klubnya? Atau justru PSG mampu membungkam bintangnya sendiri?