SPORT - Chelsea sukses mengukir sejarah baru di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 setelah meraih kemenangan meyakinkan atas wakil Brasil, Fluminense, dalam laga semifinal yang digelar di MetLife Stadium, Amerika Serikat.
Kemenangan ini membawa The Blues melaju ke partai puncak turnamen bergengsi antar jawara dunia.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Chelsea tampil agresif dan efektif, memanfaatkan celah di pertahanan lawan.
Gol pertama lahir di menit 18 dari aksi striker muda João Pedro, yang berhasil menyelesaikan peluang dengan sepakan terarah dari luar kotak penalti.
Sang penyerang, yang notabene pernah bermain untuk Fluminense di awal kariernya, tampil tenang dan tajam sepanjang laga.
Memasuki babak kedua, Chelsea semakin mendominasi permainan. Gol kedua tercipta di menit 56 lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan kembali oleh João Pedro, sekaligus memastikan keunggulan dua gol tanpa balas.
Fluminense sempat mencoba bangkit, namun solidnya barisan pertahanan dan kiper Chelsea membuat wakil Brazil itu gagal mencetak gol balasan.
Kemenangan ini menjadikan Chelsea satu-satunya klub asal Inggris yang berhasil mencapai final Piala Dunia Antarklub 2025.
Klub asal London Barat tersebut kini menanti lawan di partai final, yang akan diperebutkan oleh Paris Saint-Germain dan Real Madrid.
Kesuksesan menembus final ini menjadi catatan penting bagi Chelsea yang tengah membangun ulang skuadnya bersama pelatih Enzo Maresca.
Perpaduan pemain muda dan senior terbukti menjadi kekuatan utama dalam perjalanan mereka di turnamen ini. Chelsea juga menunjukkan bahwa sepak bola Eropa masih memiliki pengaruh kuat di kancah antarklub dunia.
Partai puncak dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2025 pukul 02.00 WIB, Klub asal London Barat itu kini berada di ambang pencapaian bersejarah, dengan peluang besar meraih gelar juara dunia kedua, setelah sebelumnya menjuarai edisi 2021.
Performa meyakinkan sejak fase awal menjadikan Chelsea sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi paling bergengsi di antara para juara klub dunia.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz