SPORT - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tengah mempersiapkan diri untuk melakukan comeback ke arena kompetitif pada pertengahan Juli 2025 setelah menjalani masa pemulihan cukup panjang akibat cedera lengan dan bahu yang dialaminya sejak awal tahun.
Cedera tersebut memaksanya mundur dari sejumlah turnamen besar seperti All England 2025 dan Kejuaraan Asia, serta membuatnya harus menjalani program rehabilitasi intensif di bawah pengawasan tim medis PBSI.
Selama masa pemulihan, PBSI mengajukan skema protected ranking ke Badminton World Federation (BWF) yang berlaku dari 25 Maret hingga 24 Juni 2025, untuk menjaga peringkat Ginting di level internasional agar tidak tergeser selama ia absen.
Baca Juga: Real Madrid vs PSG: Duel Sarat Gengsi di Semifinal Piala Dunia Antar klub
Meski progres pemulihannya dilaporkan berjalan cukup baik, Ginting dan tim pelatih memilih untuk tidak terburu-buru mengambil risiko kembali ke kompetisi sebelum dinyatakan benar-benar siap, baik secara fisik maupun mental.
Menurut rencana, Ginting menargetkan turnamen Japan Open 2025 yang digelar pada 15–20 Juli sebagai ajang comeback, diikuti oleh China Open 2025 pada pekan berikutnya.
Ia sebelumnya sudah memastikan absen dari Indonesia Open dan turnamen-turnamen Super 500 lainnya yang digelar pada Juni, sebagai langkah antisipatif agar fokus pada pemulihan total.
Baca Juga: Olahraga Padel: Tren Baru yang Menggabungkan Keseruan, Kebugaran, dan Sosialisasi
Dalam pernyataan resminya, Ginting mengakui bahwa meski merasa kondisi tubuhnya semakin membaik, ia tetap berhati-hati dan tidak ingin memaksakan diri sebelum benar-benar pulih.
Ia menyatakan bahwa belum terbiasa lagi menjalani sesi latihan intens penuh, sehingga akan memaksimalkan waktu tersisa sebelum membuat keputusan akhir untuk turun bertanding.
PBSI sendiri mendukung langkah hati-hati tersebut dan menyebut bahwa kembalinya Ginting ke lapangan tidak hanya ditentukan oleh hasil pemeriksaan medis, tetapi juga kesiapan mental untuk bersaing di level tertinggi.
Selama ini, Ginting dikenal sebagai salah satu pilar penting sektor tunggal putra Indonesia, dengan pencapaian tertinggi berupa medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 serta finalis All England 2024.
Baca Juga: Susunan Tim Bulu Tangkis Indonesia di Piala Sudirman 2025: Kombinasi Senior-junior
Jika rencana comeback berjalan sesuai harapan, Ginting diharapkan dapat kembali bersaing di papan atas dunia dan mengangkat performa sektor tunggal putra Indonesia yang tengah mencari kestabilan.
Momen kembalinya ini pun menjadi sorotan publik dan penggemar bulu tangkis Tanah Air, yang telah merindukan aksi cepat dan agresif dari pemain asal Cimahi tersebut di level dunia.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz