JAKARTA-Thailand memastikan diri sebagai peringkat ketiga dalam turnamen AFF U-23 2025 usai mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Bung Karno.
Meski bukan final, laga ini laga Thailand vs Filipina tetap berlangsung menarik dengan atmosfer kompetitif yang tinggi, memperlihatkan determinasi dua tim yang sama-sama ingin pulang dengan kepala tegak.
Thailand datang ke laga ini dengan beban mental setelah kekalahan dramatis dari Indonesia di semifinal melalui adu penalti. Namun, mereka mampu bangkit cepat. Sejak menit awal, permainan Thailand terlihat lebih terorganisir dan tajam.
Gol pertama yang tercipta menjadi pemecah kebuntuan, sekaligus menyuntikkan kepercayaan diri kepada skuad muda Gajah Perang. Keunggulan kualitas individu dan pengalaman pemain terlihat jelas sepanjang pertandingan.
Tekanan dari Filipina tak membuat mereka panik, bahkan mampu menambah dua gol tambahan sebelum Filipina memperkecil ketertinggalan di babak kedua.
Meski kalah, performa Filipina layak mendapat apresiasi tinggi. Untuk pertama kalinya mereka melangkah hingga semifinal AFF U-23, menyingkirkan tim-tim yang lebih diunggulkan pada fase grup.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Lolos Final AFF U-23 2025 usai Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
Penampilan mereka penuh semangat dan energi, memperlihatkan bahwa Filipina mulai berkembang sebagai kekuatan baru dalam sepak bola Asia Tenggara. Gol hiburan yang mereka cetak di pertandingan ini menjadi bukti bahwa mereka tak sekadar numpang lewat.
Meski belum selevel Thailand dalam hal teknis dan pengalaman, karakter bermain Filipina menunjukkan prospek menjanjikan.
Kemenangan Thailand juga penting secara psikologis. Setelah gagal melangkah ke final, gelar juara tiga menjadi bentuk penyelamat harga diri sekaligus sinyal bahwa pembinaan pemain muda mereka tetap berjalan baik.
Baca Juga: Punya Rivalitas Tinggi, Timnas Indonesia Tantang Thailand di Semifinal AFF U-23 2025
Dengan tradisi kuat di level U-23, hasil ini menjaga reputasi Thailand sebagai salah satu kekuatan besar kawasan.Sementara itu, Filipina pulang tanpa medali, tapi dengan prestasi terbaik dalam sejarah turnamen ini.
Mereka mungkin kalah dalam skor, namun menang dalam pencapaian. Dari turnamen ini, mereka mendapat kepercayaan diri baru bahwa mereka bisa bersaing. Kini tinggal bagaimana federasi dan pelatih kepala menjaga momentum ini untuk masa depan.
Perebutan tempat ketiga ini juga menandai semakin meratanya persaingan di Asia Tenggara. Dulu, hanya segelintir tim seperti Thailand, Vietnam, dan Indonesia yang rutin mendominasi. Kini, tim-tim seperti Filipina mulai menunjukkan bahwa mereka juga layak diperhitungkan.
Baca Juga: Arsenal Kalahkan Newcastle di Singapura dengan Skor Tipis dan Dramatis
Turnamen ini bukan hanya soal siapa yang juara, tapi juga siapa yang sedang membangun masa depan sepak bola mereka. Dan Filipina sudah membuktikan bahwa masa depan mereka dimulai di AFF U-23 2025 ini. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah