RADAR TULUNGAGUNG - Crystal Palace menorehkan sejarah manis di Stadion Wembley setelah menumbangkan Liverpool melalui drama adu penalti 3–2 dalam laga FA Community Shield 2025.
Pertandingan berakhir imbang 2–2 di waktu normal, sebelum Dean Henderson menjadi pahlawan Palace dengan aksi gemilangnya di bawah mistar.
Liverpool memulai laga dengan intensitas tinggi. Baru empat menit berjalan, Hugo Ekitike berhasil memecah kebuntuan lewat tembakan akurat setelah menerima umpan matang Florian Wirtz. Namun, keunggulan The Reds hanya bertahan singkat.
Baca Juga: Bayern Munich Libas Tottenham 4-0 di Allianz Arena, Kuasai Total Area Permainan
Pelanggaran Virgil van Dijk terhadap Ismaila Sarr di kotak terlarang memberi Palace hadiah penalti, yang diselesaikan Jean-Philippe Mateta dengan dingin pada menit ke-17.
Tak mau kehilangan momentum, Liverpool kembali memimpin tiga menit kemudian. Jeremie Frimpong mengirim umpan silang yang justru melambung langsung masuk ke gawang Palace.
Gol ini semakin bermakna karena tercipta pada menit simbolis 20:20, sebagai bentuk penghormatan untuk mendiang Diogo Jota.
Baca Juga: Gol Nicolas Pepe Hantui Mantan Klub, Villarreal Bekuk Arsenal 3-2 di Kandang Sendiri
Selepas jeda, Liverpool berusaha mengontrol permainan lewat kombinasi umpan cepat di lini tengah. Namun, tekanan yang mereka bangun kerap patah oleh pertahanan disiplin Palace.
Di menit ke-77, serangan balik cepat yang dipimpin Michael Olise berhasil membuka ruang untuk Ismaila Sarr, yang menyelesaikan peluang dengan tembakan keras ke pojok gawang, membuat skor kembali imbang 2–2.
Menjelang akhir pertandingan, Liverpool nyaris unggul kembali ketika Hugo Ekitike melepaskan tembakan dari jarak dekat yang berhasil ditepis Henderson. Florian Wirtz juga sempat mengancam lewat sepakan melengkung yang tipis melebar.
Baca Juga: Al Nassr Libas Rio Ave 4-0 di Laga Pramusim, Ronaldo Cetak Hattrick
Palace sendiri hampir memanfaatkan kelelahan lini belakang Liverpool lewat tusukan Michael Olise, namun penyelesaiannya masih belum tepat sasaran. Skor 2–2 bertahan hingga peluit panjang.
Adu penalti menjadi panggung penentuan. Liverpool memulai eksekusi, namun Mohamed Salah gagal setelah tembakannya ditepis Henderson. Alexis Mac Allister juga tak mampu menjebol gawang, sementara Harvey Elliott mengalami nasib serupa.
Palace tampil lebih percaya diri. Mateta dan Olise sukses menjalankan tugasnya, dan setelah Henderson kembali menepis penalti Elliott, giliran Justin Devenny melangkah sebagai penentu.
Dengan tenang, ia mengirim bola ke arah berlawanan dari kiper, memastikan kemenangan 3–2 dan membawa trofi Community Shield pertama ke lemari klub. ****
Editor : Dharaka R. Perdana