Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persib Bandung vs Manila Digger: Duel Penentuan Tiket Grup ACL 2025/26

Argo Yanuar Pamudyo • Kamis, 14 Agustus 2025 | 19:30 WIB

Persib Bandung vs Manila Digger berakhir dengan skor 2–1
Persib Bandung vs Manila Digger berakhir dengan skor 2–1

RADAR TULUNGAGUNG - Persib Bandung vs Manila Digger menjadi sorotan besar dalam laga playoff AFC Champions League Two™ musim 2025/26.

Pertandingan yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu, 13 Agustus 2025, dimaksudkan untuk memperebutkan satu tempat di babak grup ACL Two.

Persib tampil sebagai jawara Liga 1 Indonesia musim 2024–25, sementara Manila Digger melambangkan ambisi dan kebangkitan klub asal Filipina yang bermula sebagai komunitas dan kini menjadi runner-up Philippines Football League (PFL) musim 2024–25.

Dalam laga penentuan itu, Persib Bandung vs Manila Digger berakhir dengan skor 2–1 untuk kemenangan Persib.

Gol Persib datang dari gol bunuh diri Michael Asong dan torehan Ulliam Baros, sedangkan Modou Joof sempat menyamakan kedudukan di menit ke-66 untuk Manila Digger.

Kemenangan ini memastikan Persib melaju ke fase grup ACL Two 2025/26, sementara Manila Digger kini mengalihkan fokus untuk meraih trofi di AFC Challenge League™ musim mendatang.

Persib Bandung vs Manila Digger bukan sekadar laga biasa, melainkan bentrokan dua klub dari liga berbeda yang menunjukkan progres dan aspirasi mereka di tingkat Asia.

Persib, berjuluk Maung Bandung, finis sebagai kampiun Liga 1 Indonesia musim 2024–25, sedangkan Manila Digger berhasil menembus posisi runner-up di PFL dan finalis Finals Series, kalah di tangan Dynamic Herb Cebu.

Pencapaian tersebut membawa mereka ke babak playoff ACL Two, di mana Persib menjadi lawan pertama mereka di kompetisi antarklub Asia.

Baca Juga: PSG Juara UEFA Super Cup 2025 Setelah Comeback Dramatis Lawan Tottenham

Duel di Bandung berlangsung sengit. Persib unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Michael Asong dari Manila Digger.

Meski sempat tertinggal, tim tamu membalas melalui gol Modou Joof di menit ke-66 yang memberikan harapan baru.

Namun, Ulliam Baros memastikan kemenangan Persib dengan gol di menit ke-73, sekaligus menutup perlawanan Manila Digger.

Kemenangan ini mengokohkan posisi Persib di ajang kontinental dan membuka peluang tampil di fase grup ACL Two untuk kedua kalinya berturut-turut.

Sementara itu, kegagalan tipis ini tidak menghentikan ambisi Manila Digger untuk berjaya di ajang AFC lainnya, yakni Challenge League 2025/26.

Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On Gabung Willem II: Lanjutkan Mimpi Eropa Usai Gagal ke Denmark

Bagi Persib, hasil ini merupakan bukti kesiapan mereka bersaing di kancah Asia, terutama setelah tampil meyakinkan di level domestik.

Bagi Manila Digger, perjalanan mereka yang dimulai dari komunitas lokal hingga menembus kompetisi kontinental memberi inspirasi besar.

Kegagalan kali ini bisa menjadi pelajaran penting untuk memperkuat skuat menjelang tantangan di AFC Challenge League.

Baca Juga: Al Nassr Gaet Winger Prancis Kingsley Coman, Transfer €35 Juta dari Bayern Munich

Menurut data Transfermarkt, Manila Digger memiliki nilai pasar sekitar €1,32 juta, dengan skuad berusia rata-rata 27,7 tahun dan jumlah pemain asing mencapai lebih dari setengah skuad.

Dari sisi individu, striker Saikou Ceesay menjadi andalan mereka musim ini dengan torehan 16 gol sebagai top-scorer PFL, sementara Modou Manneh juga memberikan kontribusi signifikan.

Penjaga gawang Michael Asong juga mencatatkan 6 clean sheets, salah satu yang tertinggi di liga musim ini.

Baca Juga: Sikat Servette di Kualifikasi Liga Europa, Kans Klub yang Diperkuat Ivar Jenner Makin Benderang

Pertandingan Persib vs Manila Digger menjadi contoh nyata bagaimana sepak bola Asia Tenggara mulai menunjukkan perkembangan kompetitif di kancah regional.

Persib berhasil melangkah satu langkah lebih jauh ke fase grup ACL Two, sementara Manila Digger akan berusaha bangkit dan menatap AFC Challenge League dengan tekad kuat.

Laga ini juga membuka peluang lebih luas untuk klub-klub ASEAN bersinar di panggung Asia. ****

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#persib #Manila Digger #play off AFC Champions League Two 2025 2026