Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

5 Alasan Leg Day Tak Cocok untuk Semua Orang, Hanya untuk yang Siap Berjuang!

Zahrotul Afkarina • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 14:30 WIB

Dalam dunia kebugaran, leg day menjadi salah satu sesi latihan yang paling ditakuti sekaligus dihormati. Meskipun penting untuk kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan, Tapi tak semua bisa
Dalam dunia kebugaran, leg day menjadi salah satu sesi latihan yang paling ditakuti sekaligus dihormati. Meskipun penting untuk kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan, Tapi tak semua bisa

RADAR TULUNGAGUNG - Dalam dunia kebugaran, leg day menjadi salah satu sesi latihan yang paling ditakuti sekaligus dihormati.

Meskipun penting untuk kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan, leg day bukan untuk semua orang.

Hanya mereka yang benar-benar siap berjuang dan berkomitmen yang mampu melewati tantangan berat ini.

Leg day adalah hari latihan yang difokuskan pada penguatan otot-otot kaki, termasuk paha depan (quadriceps), paha belakang (hamstrings), bokong (glutes), dan betis (calves).

Latihan ini biasanya melibatkan gerakan berat seperti squat, lunges, deadlift, dan leg press yang membutuhkan tenaga dan teknik yang tepat.

Alasan Leg Day Tidak Cocok untuk Semua Orang:

1. Tingkat Kesulitan dan Intensitas yang Tinggi

Latihan kaki biasanya memerlukan tenaga besar karena otot kaki termasuk yang terbesar di tubuh.

Gerakan seperti squat dan deadlift membutuhkan kekuatan, keseimbangan, dan teknik yang benar agar aman dan efektif. Banyak orang merasa berat dan kelelahan setelah leg day.

2. Rasa Sakit dan Kaku Otot yang Parah

Setelah leg day, banyak orang mengalami DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) yang membuat kaki terasa sakit dan kaku selama 1-3 hari.

Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, naik turun tangga, bahkan duduk.

3. Butuh Konsistensi dan Disiplin Tinggi

Karena tantangannya berat, leg day sering kali menjadi sesi yang paling mudah dilewatkan. Hanya mereka yang punya komitmen dan disiplin tinggi yang rutin melakukan leg day untuk mendapatkan hasil maksimal.

4. Memerlukan Teknik dan Pengawasan yang Tepat

Latihan kaki yang berat jika dilakukan dengan teknik yang salah dapat menyebabkan cedera serius, seperti cedera lutut atau punggung bawah.

Oleh karena itu, leg day memerlukan bimbingan yang benar dan fokus penuh saat berlatih.

5. Tidak Cocok untuk Pemula Tanpa Persiapan

Bagi pemula yang belum memiliki dasar kekuatan dan teknik yang baik, langsung melakukan leg day dengan intensitas tinggi bisa berisiko cedera dan demotivasi.

Baca Juga: Arsenal Taklukkan Manchester Unitedd di Old Trafford, Ini Taktik Mikel Arteta

Jadi, Leg day memang bukan untuk semua orang, terutama jika belum siap menghadapi tantangan fisik dan mentalnya.

Namun, bagi mereka yang serius berjuang dan disiplin, leg day adalah kunci untuk mencapai kebugaran tubuh yang optimal dan hasil latihan yang maksimal.

Editor : Dharaka R. Perdana
#olahraga #leg day #alasan #gym